Ragam AgrariaPokemon Go luncurkan monster generasi 5

Pokemon Go luncurkan monster generasi 5

Jakarta ((Feed)) – Game Pokemon Go meluncurkan monster-monster baru dari generasi lima yang bisa ditangkap di alam liar. Generasi Unova ini hadir hampir setahun setelah pengembang Niantic mulai menambah generasi keempat di game Pokemon pada Oktober 2018.

Niantic pertama kali mengumumkan kehadiran Pokemon generasi kelima pada Jumat lalu. Generasi pertama Pokemon ditemukan di kawasan Kanto, lalu bertambah ke Johto, Hoenn, Sinnoh dan yang terbaru adalah Unova.

Dilansir Screen Rant, jumlah pemain Pokemon Go yang diluncurkan pada Juli 2016 fluktuatif, namun sejauh ini sukses.

Meski jumlah pemain berkurang setelah beberapa saat berlalu usai demam Pokemon Go pada 2016, game ini disebut lebih sukses ketimbang Candy Crush dan Clash Royal dalam tiga tahun pertamanya.

Pengembang Niantic secara rutin menghadirkan misi yang membuat pemain bisa menangkan Pokemon dari generasi lama untuk menjaga pemain setia tetap tertarik bermain.

Baca juga  BCL teteskan air mata lepas kepergian Habibie

Monster dari generasi kelima yang bisa ditangkap oleh para trainer meliputi Snivy, Tepig, Osahowtt, Patrat, Lillipup, Purrloin hingga Blitze.

Ada juga monster yang hanya bisa ditemukan secara ekslusif di kawasan tertentu. Pemain di Asia Pasifik bisa bertemu dengan Pansage, sementara Pansear hadir di Eropa, Timur Tengah, Afrika dan India.

Monster Panpour hanya ada di Amerika dan Greenland, sementara Heatmor ada di belahan bumi Barat, di sisi sebaliknya ada Durant.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...