Ragam AgrariaIndonesia balikkan keadaan untuk kalahkan Uni Emirat Arab

Indonesia balikkan keadaan untuk kalahkan Uni Emirat Arab

Yogyakarta ((Feed)) – Tim tenis meja putra Indonesia mampu membalikkan keadaan untuk mengalahkan Uni Emirat Arab pada lanjutan nomor beregu 24th ITTF Asian Table Tennis Championships di GOR Amongrogo Yogyakarta, Senin.

Setelah tertinggal 1-2, tim putra Indonesia mampu meraih dua nomor pada partai terakhir untuk memastikan kemenangan 3-2 atas Uni Emirat Arab.

Tim putra Indonesia yang menurunkan atlet-atlet junior tersebut mampu menyamakan kedudukan 2-2 setelah Rafanael Nikola Niman menang 3-1 (8-11, 11-9, 11-9, 11-5) atas Albalooshi Abdulla.

Sebelumnya, Niman juga sudah menyumbang satu poin untuk keunggulan Indonesia pada pertandingan pembuka, namun Uni Emirat Arab mampu meraih pertandingan di partai kedua dan ketiga untuk sementara unggul dari Indonesia.

Hafidh Nuur Annafi yang tampil di partai kelima menjadi penentu kemenangan Indonesia meskipun harus bermain dalam lima set sebelum membukukan kemenangan 3-2 (11-6, 11-7, 5-11, 10-12, 11-8) atas Albalushi Salah.

Baca juga  Leo/Daniel lega wakili Indonesia juarai WJC 2019

Dalam dua set awal, Hafidh tampil percaya diri sehingga mampu menyelesaikan pertandingan dengan cukup cepat. Namun, momentum tersebut tidak mampu dipertahankan pada set ketiga sehingga Salah yang bermain lebih sabar mampu merebut set tersebut bahkan menyamakan kedudukan pada set keempat.

Pada set penentuan, kedua pemain berusaha menampilkan permainan terbaik mereka. Namun, pemain tuan rumah mampu merebut set tersebut untuk kemenangan Indonesia.

“Hasil yang diraih sudah bisa dinilai bagus apalagi lawan adalah pemain-pemain senior. Ini kesempatan bagi pemain junior untuk mencari pengalaman,” kata manajer tim tenis meja Indonesia Wong Kien Wa usai pertandingan.

Meski hanya bertanding untuk menentukan posisi, namun Wong berharap tim putra Indonesia mampu meraih posisi ke-15 atau ke-16 dalam nomor beregu. ”Perhitungan kami sedikit meleset saat kalah dari Bahrain kemarin sehingga tidak bisa memperebutkan posisi di Divisi Pertama,” katanya.

Baca juga  Bambang Soesatyo pantau gladi bersih pelantikan Presiden RI

Sementara itu, tim putri Indonesia akan berhadapan dengan Nepal pada pertandingan Selasa (17/9) untuk memperebutkan posisi ke-19 setelah memetik kemenangan 3-0 atas Maladewa. Tim putri Indonesia pada kejuaraan Asia juga menurunkan pemain-pemain muda.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...