Ragam AgrariaPemerintah Aceh diminta serius atasi gangguan Harimau di Aceh Selatan

Pemerintah Aceh diminta serius atasi gangguan Harimau di Aceh Selatan

Kami berharap dapat segera tertangkap dan ditanggulangi,

Meulaboh ((Feed)) – Warga Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan meminta Pemerintah Provinsi Aceh serius mengatasi  gangguan Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumaterae) yang berkeliaran di Trumon Tengah dan membuat warga khawatir.

“Kami berharap penanganan gangguan harimau di Aceh Selatan  dilakukan serius oleh Pemerintah Aceh, sehingga masyarakat tidak lagi ketakutan,” kata Camat Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Tahta Amrullah di Meulaboh, Senin malam.

Sebelumnya, satwa liar tersebut berhasil memangsa seekor ternak sapi milik warga di Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan sehingga membuat masyarakat di daerah itu resah.

Ia mengakui, saat ini tim dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)  Aceh sudah menurunkan tim ke daerah itu untuk menangani gangguan harimau di pemukiman warga, dengan cara memasang kamera dan perangkap agar dapat memonitor pergerakan satwa liar yang dilindungi tersebut.

Baca juga  Pesan Mangrove Indonesia di G20: Atasi Krisis Iklim

Bahkan lembaga tersebut juga membawa seorang pawang harimau dari Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dengan harapan gangguan harimau dapat segera teratasi.

Tahta Amrullah menambahkan,  saat ini masyarakat di Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, waspada dengan keberadaan satwa tersebut, karena belum juga tertangkap.

Namun   aktivitas masyarakat di daerah tersebut masih berlangsung normal dan tidak terganggu.

“Harapan kami, harimau yang sebelumnya sempat memangsa ternak sapi warga, agar dapat segera tertangkap dan ditanggulangi,” harapnya.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...