Ragam AgrariaTim Piala Davis Indonesia utamakan performance ketimbang hasil

Tim Piala Davis Indonesia utamakan performance ketimbang hasil

Performance lebih baik daripada hasil

Jakarta ((Feed)) – Tim Piala Davis Indonesia lebih mengutamakan penampilan ketimbang hasil, demikian dinyatakan kapten tim Febi Widhiyanto.

“Performance lebih baik daripada hasil. Kalau performance sudah baik, tapi hasil belum sesuai harapan, kita toh sudah memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” kata Febi setelah acara pengundian Piala Davis di Stadion Tenis GBK, Jakarta, Jumat.

Indonesia akan menjamu Selandia Baru dalam ajang Piala Davis Grup 2 zona Asia/ Oseania pada Sabtu dan Minggu (14-15 September) di Stadion Tenis GBK, Jakarta.

Turnamen tenis beregu ini akan menampilkan empat pertandingan tunggal dan satu pertandingan ganda.

Salah satu petenis andalan Indonesia David Agung Susanto akan tampil pada kedua hari pertandingan. Pada hari pertama ia akan bertemu Rheet Purcell, sedangkan pada hari kedua ia akan ditantang Ajeet Rai.

Baca juga  Polda Papua terus lakukan cipta kondisi terutama di Wamena sekitarnya

Melihat catatan penampilan David dan Ajeet, Febi yakin anak asuhnya tersebut dapat memberikan perlawanan sengit kepada sang lawan.

“David pernah berada di posisi seperti Ajeet. Jadi kualitasnya sama hanya beda di peringkat saja, karena mereka (para petenis Selandia Baru) lebih banyak bertanding,” tuturnya.

Dari segi peringkat, para petenis Indonesia tertinggal dari kubu Selandia Baru. Anggota Piala Davis Indonesia dengan peringkat dunia terbaik adalah David dengan 1195 dunia, sedangkan Selandia Baru diperkuat Ajeet dan Rheet Purcell, yang masing-masing menduduki peringkat 744 dan 922 dunia.

Meski demikian, hal itu tidak menipiskan semangat tim Indonesia.

“Optimistis saya. Mudah-mudahan anak-anak besok fight, bermain enjoy, menikmati pertandingan, dan performancenya bagus,” pungkas Febi.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...