Ragam AgrariaLaga Kalteng Putra vs Persebaya, panpel kerahkan ratusan aparat

Laga Kalteng Putra vs Persebaya, panpel kerahkan ratusan aparat

Palangka Raya ((Feed)) – Panitia pelaksana pertandingan (panpel) mengerahkan ratusan personel TNI-Polri untuk mengamankan laga Kalteng Putra menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan Shopee Liga 1 putaran 2 yang dilangsungkan di Stadion Tuah Pahoe Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat.

“Sedikitnya 304 personel gabungan itu akan kami sebar di setiap titik yang kami anggap rawan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata Kapolres AKBP Timbul RK Siregar melalui Kepala Bagian Operasi AKP Hemat Siburian di Palangka Raya, Jumat.

Hemat Siburian mengatakan personel yang dilibatkan dalam pengamanan nantinya tidak hanya dari Satuan Sabhara dan Reserse Kriminal, tetapi juga diperkuat personel Brimob Polda Kalimantan Tengah, dan personel Kodim 1016/ Palangka Raya.

Tugas mereka nantinya akan membantu pihak panitia penyelenggara pertandingan Shopee Liga 1 Indonesia yang mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki suporter cukup banyak.

Baca juga  38 mahasiswa Aceh Barat dilarikan ke rumah sakit akibat gas air mata

“Penjagaan kita ketat dan tidak memperbolehkan membawa senjata tajam serta benda-benda yang bisa merugikan orang banyak. Bahkan, kami juga menyiapkan 100 personel di Mapolres untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal negatif di stadion,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan antara Kalteng Putra melawan Persebaya Surabaya, Indar Saksena menegaskan pihaknya sudah siap dalam menggelar pertandingan yang mempertemukan dua klub tersebut.

“Sampai saat ini tiket yang sudah terjual untuk suporter Persebaya Surabaya 100 tiket. Panitia sudah mengalokasikan tiket untuk tim lawan sebanyak 1.500 tiket,” ucap Indar.

Ia mengimbau kepada kedua pendukung tim agar bisa menjaga keamanan ketika pertandingan berlangsung.

Meski berbeda dukungan, kenyamanan dalam menonton tim kesayangannya berlaga itu, tentunya bisa dinikmati dengan baik tanpa ada hambatan.

“Panitia pelaksana berharap pertandingan ini berjalan dengan baik sampai akhir pertandingan dan tidak ada gangguan apapun, sehingga aparat keamanan nyaman dalam menjalankan tugasnya,” tandasnya.
 

Baca juga  Seorang mahasiswa di Kendari meninggal dunia, diduga tertembak saat demonstrasi

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...