Ragam AgrariaJika kalah dari PSIS, Persija pecat Julio Banuelos

Jika kalah dari PSIS, Persija pecat Julio Banuelos

Persija memberikan kesempatan satu pertandingan lagi kepada Julio Banuelos

Jakarta ((Feed)) – Manajemen klub Persija Jakarta mengancam akan memecat pelatih tim Julio Banuelos jika skuat berjuluk Macan Kemayoran kalah dari PSIS Semarang dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2019, Minggu (15/9).

Dikutip dari laman resmi Persija di Jakarta, Jumat, ancaman tersebut dikeluarkan sebagai bentuk evaluasi dari pihak manajemen bersama pelatih, ofisial dan pemain setelah mereka kalah 2-0 dari Persipura, Rabu (11/9).

“Persija memberikan kesempatan satu pertandingan lagi kepada Julio Banuelos dan asisten Eduardo Perez. Bila gagal menang melawan PSIS, mereka akan mundur dari kursi juru taktik,” ujar CEO Persija Jakarta Ferry Paulus.

Pelatih Persija Jakarta Julio Banuelos (kanan) memimpin latihan timnya di Lapangan PS TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (8/6). (Persija Jakarta)

Persija Jakarta terpuruk di posisi ke-17 atau dua terbawah di klasemen Liga 1 Indonesia 2019 setelah hanya mencatatkan dua kemenangan dari 15 pertandingan yang telah dijalani.

Baca juga  Google Maps bantu orang buta menyeberang jalan

Tim Macan Kemayoran kalah lima kali dan meraih delapan hasil seri.

Meski liga baru memasuki paruh musim, pencapaian itu buruk bagi Persija mengingat mereka adalah juara Liga 1 Indonesia 2018.

Pertandingan Persija melawan PSIS dijadwalkan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat.

PSIS sendiri dalam tren bagus setelah baru saja menaklukkan tuan rumah PSM Makassar 0-1 pada Rabu (11/9). Sebelum kemenangan itu, PSIS yang kini bertengger di peringkat ke-11 Liga 1 belum menorehkan kemenangan di tujuh laga.

Sementara Persija Jakarta dalam tren negatif karena belum menang di empat pertandingan terkininya di Liga 1 yang berakhir dua kali imbang dan dua kali kalah.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...