Ragam AgrariaPersiraja Banda Aceh waspadai PSGC Ciamis

Persiraja Banda Aceh waspadai PSGC Ciamis

Banda Aceh ((Feed)) – Persiraja Banda Aceh tetap mewaspadai PSGC Ciamis, Jawa Barat, dalam lanjutan kompetisi Liga 2 Wilayah Barat di Stadion Dimurthala, Jumat (13/9) malam.

Asisten pelatih Persiraja Akhyar Ilyas di Banda Aceh, Kamis, mengatakan, para pemain sudah sepakat bermain maksimal untuk meraih tiga poin dalam pertandingan kandang.

“Meski saat ini berada di papan bawah, kami tetap respek dan mewaspadai PSGC. Kemenangan saat menjamu PSGC untuk menjaga persaingan Persiraja di papan atas,” kata Akhyar Ilyas.

Saat menjamu PSGS di Stadion Dimurthala, Banda Aceh, Persiraja kehilangan empat pemain karena kartu merah dan cedera, yakni Tegar, Andika, Mukhlis Nakata, dan Ikhwani.

“Kami juga telah menyiapkan pemain pengganti. Selain, kami terus berkoordinasi dengan pelatih Hendri Susilo,” ungkap Akhyar Ilyas yang didampingi gelandang Persiraja Defri Riski.

Baca juga  FBI khawatirkan aplikasi FaceApp yang buatan Rusia

Sementara itu, pelatih PSGC Andri Wijaya mengaku target anak asuhnya bertandang ke Stadion Dimurthala saat dijamu Persiraja tidak muluk-muluk.

“Kami hanya bermain maksimal dan dapat poin. Kami membawa 20 pemain dan ofisial bertandang ke Banda Aceh. Persiraja merupakan tim kuat,” kata Andri Wijaya.

Andri Wijaya mengatakan, poin dari pertandingan tandang tersebut sangat penting bagi PSGC, mengingat tim dari Ciamis, Jawa Barat, itu berada di jurang degradasi.

“Kami berupaya menaikkan klasmen dan lolos dari posisi degradasi. Karena itu, kami bertekad mendapat poin dalam laga tandang melawan Persiraja,” kata Andri Wijaya.

Senada juga diungkapkan pemain PSGC Arif Budiman. Dirinya bersama pemain lainnya siap tampil maksimal dan mampu mencuri poin di kandang Persiraja.

“Persiapan kami ke Banda Aceh sudah matang. Kami siap menjalankan taktik pelatih. Kami akan bekerja keras mendapatkan poin guna memperbaiki klasmen PSGC,” pungkas Arif Budiman.

Baca juga  Dihadang warga, Satpol PP tetap bongkar 30 bangunan di Puncak

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...