Ragam AgrariaPSSI: antusiasme masyarakat saksikan timnas Indonesia menurun

PSSI: antusiasme masyarakat saksikan timnas Indonesia menurun

Jakarta ((Feed)) – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengakui bahwa antusiasme masyarakat untuk menyaksikan tim nasional bertanding langsung di stadion menurun.

“Alasannya, kan, jelas. Hasil laga sebelumnya lawan Malaysia tidak bagus. Lalu ada dampak dari keributan di laga itu yang membuat penonton reguler jadi takut untuk datang ke stadion,” ujar Deputi Sekjen PSSI Marshal Masita kepada Antara di Jakarta, Selasa.

Marshal melanjutkan, hal itu terlihat dari lesunya pembelian tiket laga lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia kontra Thailand yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa, mulai pukul 19.30 WIB.

Dari 60 ribu lebih tiket yang dilepas ke publik, hanya sekitar 12 ribu yang terjual.

Ini jauh berbeda saat menghadapi Malaysia di pertandingan pertama timnas Indonesia di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Kamis (5/9), di mana jumlah penonton lebih dari 50.000 orang.

Baca juga  Gaya Luna Maya saat hadiri peluncuran koleksi Coach 2020

Akan tetapi, ketika itu terjadi kericuhan suporter setelah pendukung timnas Malaysia mendapatkan intimidasi dari kelompok suporter Indonesia.

Tindakan itu yang membuat pertandingan sempat dihentikan selama 10 menit di babak kedua.

Keributan lagi-lagi terjadi setelah laga tuntas. Bahkan oknum suporter Indonesia terlibat bentrok dengan personel kepolisian di area SUGBK.

Atas insiden tersebut, pemerintah Indonesia melalui Menpora Imam Nahrawi telah meminta maaf langsung kepada pemerintah Malaysia yang diwakili Menpora Syed Saddiq.

Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga sudah resmi mengadukan kejadian di SUGBK kepada FIFA dan AFC.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...