Ragam AgrariaPencegahan abrasi di Pesisir Selatan Rp5 Miliar

Pencegahan abrasi di Pesisir Selatan Rp5 Miliar

abrasi pantai telah menumbangkan puluhan pohon kelapa milik warga,

Painan ((Feed)) – Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Hendrajoni menyebutkan upaya pencegahan abrasi pantai akibat gelombang laut di kampung Ujung Air, Kecamatan Sutera dianggarkan Rp5 miliar dan segera direalisasikan.

“Awalnya proyek tersebut baru akan ditender namun karena situasi mendesak saya mendorong agar dialihkan menjadi kegiatan tanggap darurat bencana sehingga bisa dipercepat,” kata dia di Painan, Minggu.

Ia menambahkan anggaran Rp5 miliar tersebut akan digunakan untuk membangun batu penahan ombak sepanjang 700 meter di lokasi.

Terkait hal itu, sebutnya, pejabat dari Balai Besar Sungai wilayah V Sumatera Barat sudah menyanggupi dan karenanya kegiatan akan dimulai secepatnya.

“Pada intinya mereka hanya meminta kami menyiapkan beberapa dokumen guna kelancaran kegiatan dan semuanya telah kami siapkan,” katanya lagi.

Baca juga  Susy Susanti harapkan pemindahan ibu kota didukung sarana olahraga

 

Sementara itu, warga Ujung Air, Abdul Muis (77) menyebutkan abrasi pantai di kampungnya telah menumbangkan puluhan pohon kelapa milik warga setempat.

Selain menumbangkan puluhan pohon kelapa, abrasi juga mengancam dua unit rumah warga yang sudah semakin dekat dengan bibir pantai dan saat ini hanya berjarak sekitar tiga meter saja.

“Jarak bibir pantai dengan kedua unit rumah itu hanya sekitar tiga meter saja, kami berharap segera ada upaya penanganan dari pemerintah,” imbuhnya.

Warga lain, Zainul (60) mengatakan sesuai perkiraannya setelah melihat tanda-tanda alam, gelombang tinggi masih berpotensi terjadi hingga satu pekan ke depan.

“Karena itu kami berharap agar kondisinya tidak semakin parah, ada upaya pencegahan dari pihak pemerintah,” imbuhnya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...