Ragam AgrariaBertualang di Alam Bebas dengan Penuh Gaya? Bisa!

Bertualang di Alam Bebas dengan Penuh Gaya? Bisa!

Tinggal di kota besar dengan segala rutinitas dan kesibukan sehari-hari pasti bikin semua orang yang menjalaninya mudah dilanda bosan. Nggak heran kalau setiap harinya kamu hanya melihat layar komputer, meeting pindah mall atau cafe, hingga sajian kemacetan jalanan yang enggak ada hentinya. Akhirnya, banyak orang yang kemudian jadi punya hobi yang dekat dengan alam seperti naik gunung atau hiking, demi merelaksasi tubuh dan pikiran. Mungkin kamu salah satunya?

Pastinya memang segar sekali ya. Setelah melihat gedung tinggi sepanjang hari, mata kita kemudian dicuci dengan pohon-pohon, tanah, bukit, langit biru, dan mungkin danau yang kita lewati di sepanjang jalur pendakian. Nggak sedikit orang yang senang mengambil akhir pekan untuk hiking.

Walau kegiatannya agak berkotor-kotor, kamu sebenarnya masih bisa menyisipkan elemen fashion lho. Jadi saat hiking atau naik gunung lalu ingin sekalian isi feed Instagram, bisa banget! Nggak percaya? Simak nih!

Baca juga  Kominfo bantah batasi akses Twitter

ATASAN

Photo by Instagram @hiking___artist

Pastinya jenis pakaian yang kamu bawa saat hiking haruslah yang bisa melindungi dari perubahaan suhu yang bisa saja ekstrem. Di satu kesempatan bisa panas, di lain waktu bisa jadi dingin. Karena sebagian orang ada yang mulai kegiatan ini pagi-pagi sekali agar bisa sampai di tujuan atau puncak saat sebelum siang. Atau kalau saat hiking harus sekalian membuat tenda kamu pasti butuh 2 jenis pakaian tadi.

Kaos lengan panjang model turtleneck yang enggak membatasi gerakan kamu saat siang hari, tapi juga bisa melindungi leher (yang biasanya orang lupakan – jadi setelah hiking leher kamu nggak gosong). Lalu pastikan juga membawa jaket parka untuk menghadapi cuaca yang dingin. Pilih warna jaket parka yang meriah, seperti kuning, merah atau biru. Selain membuat kamu gampang terlihat, bagus juga lho buat difoto.

CELANA

Photo by Instagram @hiking___artist

Sama saja dengan atasan sebenarnya, bawa 2 jenis celana yang akan muat di carrier kamu. Yang pasti harus bisa dilipat dan nggak terlalu makan tempat. Untuk siang hari cari celana model legging yang memang cocok untuk kegiatan semacam hiking atau naik gunung, ya. Jangan legging yang buat dipakai di rumah. Sudah ada kok. Bahannya bikin kaki hangat selama hiking atau pendakian, lembut, dan nggak bau meski dipakai berhari-hari, kalau kamu memang akan menghabiskan lebih dari 3 hari misalnya.

Kalau memang hobi hiking, wajib punya nih yang seperti ini. Harganya bisa agak mahal, tapi bisa jadi investasi. Nah saat malam, bisa kamu lapisi dengan celana model kargo tapi sebisa mungkin yang juga nggak terlalu tebal. Kecuali kamu memang menuju area yang suhunya akan turun drastis.

CARRIER

Photo by @hiking___artist

Saat hiking, model-model tas cantik nggak perlu dibawa. Sudah banyak tas punggung model carrier yang didesain manis, bahkan dengan warna-warna yang keren. Bahannya empuk dan ringan tapi kuat untuk naik gunung. Beberapa merek bisa agak mahal, tapi kalau memang kamu hobi banget hiking atau naik gunung punya satu yang bagus banget nggak masalah, kan? Nabung beberapa bulan untuk bisa punya tas model ini, supaya rencana hiking berikutnya bisa kamu bawa.

TOPI

Photo by Instagram @hiking___artist

Pada prinsipnya, semua barang yang harus dibawa saat hiking atau naik gunung itu harus bisa melindungi kita dari perubahan suhu drastis. Karena itu tadi, kita akan melewati jalur-jalur yang temperaturnya mungkin nggak sama, apalagi saat sudah berubah ketinggian, atau ada pergantian waktu pagi ke siang ke malam atau sebaliknya.

Badan yang bertemu dengan perubahan cuaca harus dibantu dengan perlindungan-perlindungan dari ujung kepala sampai ujung kaki seperti ini. Nggak heran, semua pecinta aktivitas outdoor, mau itu hiking sampai naik gunung pasti punya jenis topi lebar yang dapat melindungi kepala dan wajah dari sinar matahari terik atau cukup menghangatkan di malam hari. Pastikan juga bahannya yang cepat kering, jadi saat kamu berkeringat, topinya jadi nggak lembap. Saat nggak dipakai bisa kamu kalungkan di leher dan jadi pelengkap gaya yang manis. Sedang nggak mau terlihat di badan kamu? Pastikan juga topi ini mudah digulung dan ringan, tapi nggak berubah bentuk juga setelah dibuka lagi.

Nah, kalau semua perlengkapan hiking atau naik gunung kamu sudah lengkap ada dua tips terakhir untuk memastikan kamu jadi yang paling keren, nih. Satu, coba lihat kombinasi warna barang-barang yang akan dipakai. Sudah oke? Paling mudah adalah padukan warna-warna klasik seperti hitam dan abu-abu dengan elemen-elemen warna terang yang bisa jadi kontras. Tapi, tetap enak dipandang dan juga diabadikan dengan kamera, dong.

Artikel ini dikutip dari blibli.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...