Ragam Agraria"Masih Ada" tandai kembalinya Rani ke dunia musik

"Masih Ada" tandai kembalinya Rani ke dunia musik

Jakarta ((Feed)) – Lama tak muncul di dunia musik tanah air, penyanyi Rani Ventaria kembali ke panggung tarik suara dengan mendaur ulang lagu lama “Masih Ada” yang pernah terkenal pada era 1980an.

Lagu “Masih Ada” merupakan karya musisi legendaris Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun, yang dipilih penyanyi yang juga dikenal sebagai bintang sinetron tersebut sebagai single terbarunya.

“Sekarang saya ingin fokus lagi di dunia tarik suara karena ini memang dunia saya, senang dan bangga sekali bisa membawakan lagu ini”, ujar pemilik nama panggung Rani Ve melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Sebelumnya, usai meluncurkan album “Kurelakan” pada 2004, Rani Ve lebih banyak berada di belakang layar sebagai produser sinema elektronik, beberapa judul di antaranya Gang Buntu, Kesetiaan, dan Dasar Plin Plan, Jati diri, Jalan Keadilan, dan Kepak Kepak Sayap Merpati serta film layar lebar berjudul, Kabayan Mencari Jodoh.

Baca juga  Gubernur Papua apresiasi ide deklarasi jaga kedamaian

Seiring berjalannya waktu, Rani kembali lagi ke dunia menyanyi, bahkan tahun lalu dia sempat merilis single latin.

“Pada 2018, saya mencoba kembali lagi ke dunia seni tarik suara dengan lagu latin. Dan sekarang benar-benar sudah kembali lagi ke ‘jalan yang benar’,” kata wanita kelahiran 28 Juni 1970 itu.

Deddy Dhukun mengatakan bahwa lagu “Masih Ada” bukanlah lagu sembarangan, jadi harus dinyanyikan oleh penyanyi yang tepat.

“Enggak semua penyanyi cocok  menyanyikan lagu ini. Semoga Rani bisa menyambung lidah 2D ke telinga pecinta musik Indonesia,” ujar pria yang tak pernah lepas dari kacamata hitam itu.

Dia berharap lewat lagu “Masih Ada”, Rani akan lebih disukai dan dicintai lagi oleh penikmat musik tanah air.

Untuk mendukung visual lagu “Masih Ada”, turut diluncurkan video musik yang digarap sutradara Haryanto Corakh dengan lokasi pengambilan gambar di sejumlah negara Eropa serta dipadu dengan keindahan Ciletuh Geopark, Jawa Barat.

Baca juga  Alfred Riedl batal tangani Persebaya Surabaya

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...