Ragam AgrariaTeknologi pengolahan sampah elektronik sedang dirancang BPPT

Teknologi pengolahan sampah elektronik sedang dirancang BPPT

BPPT merencanakan, merancang prosesnya seperti apa, lalu pabriknya yang tepat seperti apa. Kita kolaborasikan dengan KLHK

Jakarta ((Feed)) – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengatakan tengah merancang dan mendiskusikan teknologi pengolahan daur ulang sampah elektronik bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sehingga dapat mendaur ulang sampah baterai.

“BPPT merencanakan, merancang prosesnya seperti apa, lalu pabriknya yang tepat seperti apa. Kita kolaborasikan dengan KLHK,” kata Deputi Bidang Teknologi Industri Energi dan Material (TIEM) BPPT Eniya L. Dewi kepada media di acara Indonesia Electronic Motor Show (IEMS) 2019 di Balai Kartini Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan bahwa BPPT sebelumnya juga mendiskusikan penanganan sampah bahan berbahaya dan beracun (B3) dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat terbatas Kemenko Kemaritiman.

Baca juga  Satgas masih berupaya sekat kebakaran lahan di Kumpeh Ulu

Diskusi tersebut dilakukan mengingat saat ini pabrik baterai di Morowali, Sulawesi Tengah  juga telah menghasilkan limbah B3.

KLHK, kata dia, akan segera membuat peraturan tentang pengolahan sampah-sampah elektronik tersebut.

Ia mengatakan bahwa tema itu selalu disampaikan selama pameran IEMS 2019 yang digelar BPPT dengan dukungan berbagai lembaga dan kementerian.

Pameran itu menampilkan berbagai mobil listrik, sepeda motor listrik, serta berbagai komponen.

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengatakan pameran IEMS 2019 tersebut bertujuan untuk menggungah kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menggunakan kendaraan yang ramah lingkungan.

“Acara ini mempunyai misi untuk mengunggah kesadaran masyarakat bahwa penggunaan kendaraan yang bersifat ramah lingkungan sudah sepatutnya mendapat tempat di masyarakat,” katanya saat membuka pameran tersebut.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...