Ragam AgrariaKarhutla meluas, satgas terhambat kondisi 4 heli

Karhutla meluas, satgas terhambat kondisi 4 heli

sejak Januari hingga kini sudah lebih dari 30 ribu hektare karhutla

Pekanbaru ((Feed)) – Satgas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Provinsi Riau menyatakan hanya bisa menggunakan dua dari enam heli bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sehingga operasi pemadaman kurang optimal untuk menahan kebakaran yang terus meluas.

“Kendalanya saat ini heli BNPB tinggal dua unit yang bisa kami operasikan, sedangkan yang empat unit lagi masih menunggu arahan dari BNPB, sementara daerah yang terbakar cukup jauh jaraknya,” kata Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau, Edwar Sanger kepada (Feed) di Pekanbaru, Rabu.

Ia mengatakan bantuan pemadaman heli yang menjatuhkan air dari udara (water bombing) sebenarnya cukup efektif membantu tim darat yang sulit menjangkau lokasi kebakaran yang jauh dari jalan. Selain itu, kendala lainnya adalah sumber air mulai kering dan angin kencang membuat api cepat menyebar.

Baca juga  Polisi olah TKP di lahan terbakar milik perusahaan di Kalteng

“Air sudah mengering dan angin kencang,” ujarnya.

Berdasarkan laporan Satgas Karhutla Riau pada 3 September, hanya heli tipe Bell 214 dan Kammov KA-32C yang mengudara membantu Satgas Karhutla Riau. Heli Bell sudah melaksanakan 3.894 water bombing (WB) dengan jumlah kuantitas air sekitar 11,412 juta liter dan heli Kamov 1.462 WB dengan kapasitas air 5,84 juta liter.

 

Heli BNPB yang masih menunggu instruksi penggunaannya antara lain heli tipe Kamov KA-32A, Sikorsky S61, Mi-8MVT, dan heli Mi-171. Sedangkan, satu heli lainnya yakni Bell 430 sedang perawatan (maintenance).

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) luas karhutla Riau sejak Januari hingga kini sudah lebih dari 30 ribu hektare.

Karhutla kini banyak bermunculan di daerah pesisir seperti Kabupaten Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Bengkalis, dan juga Kabupaten Pelalawan yang terus mengakibatkan asap menyelimuti Kota Pekanbaru.

Baca juga  Polisi Garda Terdepan Kawal dan Amankan Kedaulatan Lingkungan HidupProf. Dr. H. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H., Apresiasi Terbosan Kapolda Banten Irjen. Pol. Suyudi Ario Seto, S.IK., S.H., Program Menanam Pohon Kebangsaan

Bahkan, Edwar mengatakan Karhutla juga merambat ke konsesi perusahaan minyak PT Chevron Pacific Indonesia di Kabupaten Bengkalis. Lokasi tepatnya di Area D-30 Dusun Bumbung Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Titik koordinatnya ada di 1.35248°, 101.26678°.

Proses pemadaman melibatkan empat mobil Regu Pemadam Kebakaran (RPK) CPI bersama empat personel Polri.

“Tim RPK mereka mematikan sendiri lahan yang terbakar, dan dibantu juga oleh rekan-rekan Satgas darat yang kebetulan berada di dekat lokasi,” kata Edwar.

Belum ada laporan penyebab dan luas lahan konsesi CPI yang terbakar. Laporan terakhir menyebutkan, lahan yang terbakar sudah mulai padam, tetapi masih mengeluarkan asap.

“Pemadaman terkendala karena tidak adanya sumber air di tempat kejadian,” ujarnya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...