Ragam AgrariaBeda selera makanan aktor "Warkop DKI Reborn 3" saat syuting di Maroko

Beda selera makanan aktor "Warkop DKI Reborn 3" saat syuting di Maroko

Jakarta ((Feed)) – Kompak sebagai tiga sahabat yakni Dono, Kasino dan Indro dalam film “Warkop DKI Reborn 3”, aktor Aliando Syarief, Adipati Dolken dan Randy “Nidji” punya selera berbeda untuk perkara makanan.

Ketiganya, bersama Indro Warkop belum lama ini menjalani masa syuting film “Warkop DKI Reborn 3” di Maroko, selama 35 hari.

Selama jangka waktu itu, Randy mengaku tak kesulitan menyantap makanan yang tersedia, sekalipun terasa hambar bagi rekan-rekannya.

Pemeran karakter Indro itu bahkan sampai menghabiskan lauk pauk yang sebenarnya tak perlu dia makan, mulai dari nasi, daging domba hingga olahan brussels sprouts.

“Gua cocok terus dari hari pertama. Suka banget kuskus, yang kata Kasino (Adipati Dolken) seperti telur cicak. Tapi saking sukanya sampai ada adegan di lokasi harusnya pura-pura tapi gue makan beneran sampai habis lauk habis beneran,” kata dia saat berkunjung ke kantor (Feed) di Jakarta, Senin.

Baca juga  Wes Morgan sebut medsos perburuk rasisme dalam sepak bola

Randy juga menyukai buah-buahan yang tersedia di Maroko, terutama jeruk dan semangka. Menurut dia, kedua buah itu memiliki rasa manis yang berbeda dengan yang ada di Indonesia.

Soal rasa buah, Indro juga sependapat. Dia mengaku bahkan bisa tahan hanya makan siang dengan menu satu buah utuh semangka.

“Semangka manis banget. Beda sama semangka di sini. Saya bisa makan siang semangka satu buah besar gitu. Kalau jeruk dijus,” kata dia.
 

Pemeran Dono, Kasino, dan Indro pada Film Warkop DKI Reborn 3, Aliando Syarief (kiri), Adipati Dolken (kedua kiri) dan Randy Danistha (kedua kanan) bersama aktor Indro (kanan) berpose saat berkunjung ke redaksi Kantor Berita Antara di Jakarta, Senin (2/9/2019).  (Feed) FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

Selain buah, baik Randy maupun Indro juga sepakat makanan olahan dari daging domba di Maroko juga terasa lezat.

Berbeda dari Indro dan Randy, Aliando yang memera kan tokoh Dono justru kesulitan dalam hal makan. Menurut dia selama syuting, hanya sandwich dan jeruk yang terasa pas di lidahnya.

Sementara itu, Adipati sebenarnya relatif tak bermasalah soal makanan makan selama syuting. Hanya saja, dia merasa bosan dengan menu yang sama selama lebih dari sebulan.

Baca juga  PMI tegaskan personel PMI yang bertugas di lapangan berdasarkan SOP

“Kari, buat satu sampai tiga hari enggak apa-apa. Tapi kalau 35 hari di sana semua orang makannya sama. Yang paling enggak bisa diterima di sana nasinya pera, “musuhan”,” tutur pemeran karakter Kasino itu.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...