Ragam AgrariaLimbah minyak mentah masih mengotori area bibir pantai Karawang

Limbah minyak mentah masih mengotori area bibir pantai Karawang

Karawang ((Feed)) – Limbah minyak mentah akibat kebocoran sumur YY-1 Offshore North West Java (ONWJ) milik PT Pertamina Hulu Energi (PHE) masih mengotori area bibir pantai utara Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Pembersihan area bibir pantai utara Karawang masih terus berlangsung, sambil menunggu selesainya perbaikan sumurYY-1 milik Pertamina,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan setempat Wawan Setiawan di Karawang, Sabtu.

Saat ini limbah minyak mentah milik Pertamina tidak hanya mengotori area bibir pantai. Di wilayah Cemarajaya, limbah minyak mentah sudah masuk ke area pemukiman warga pesisir.

Selain itu, kebocoran minyak mentah itu juga telah mencemari 232 ribu pohon mangrove yang ada di area pantai wilayah Karawang.

Wawan mengatakan, sesuai dengan keterangan dari pihak Pertamina, gumpalan pasir yang bercampur dengan minyak mentah sampai ke area pemukiman penduduk iti akibat terjadi gelombang pasang.

Baca juga  Pemadaman karhutla di Pekanbaru

Ia menyampaikan, akibat gelombang laut cukup tinggi, tidak semua tumpahan minyak mentah tertangkap oilboom. Sisanya tumpah hingga ke wilayah bibir pantai.

Menurut dia, saat ini Pertamina masih berusaha menutup pipa yang bocor dengan cara membangun sumur baru. Sumur baru dibuat miring yang nantinya berrtemu dengan sumur yang bocor di kedalaman 9000 feet.

Diperkirakan kebocoran minyak mentah itu baru bisa teratasi hingga akhir September atau akhir Oktober 2019.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...