Ragam AgrariaMunculnya kawanan Duyung di Sangihe dijadikan objek wisata

Munculnya kawanan Duyung di Sangihe dijadikan objek wisata

Setiap hari, kawanan Dugong selalu muncul di pinggir pantai kampung Bukide Timur

Sulut, Tahuna ((Feed)) – Kehadiran kawanan ikan Duyung atau halicora Dugong di pinggir pantai kampung Bukide Timur Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dijadikan objek wisata bahari oleh pemerintah setempat.

“Kehadiran kawanan ikan Duyung di pinggir pantai Pulau Bukide kecamatan Nusatabukan menjadi destinasi wisata yang baru di Sangihe,” kata Bupati Jabes Gaghana di Tahuna, Sabtu.

Menurut Bupati, kehadiran kawanan Dugong yang tiap hari muncul di pinggir pantai kampung Bukide Timur menjadi tontonan menarik masyarakat setempat.

“Setiap hari, kawanan Dugong selalu muncul di pinggir pantai kampung Bukide Timur sehingga menjadi perhatian masyarakat setempat,” kata Bupati.

Kehadiran kawanan ikan Duyung di pinggir pantai yang terjadi secara rutin sangat langka, kata Bupati.

Baca juga  Djaduk Ferianto meninggal dunia

Karena itu, bupati meminta masyarakat untuk tetap menjaga keasrian kawasan pantai dan laut agar kawanan Duyung tidak terusik dan tetap rutin muncul di lokasi itu.

Bupati juga meminta dinas Pekerjaan Umum segera memperbaiki fasilitas sanitasi di kampung tersebut guna menyambut kehadiran wisatawan.

“Kami minta dinas Pekerjaan Umum segera menata kembali sanitasi di kampung Bukide Timur guna menyambut wisatawan,” kata Bupati.

Selain sanitasi, Bupati juga meminta pemerintah kampung serta masyarakat menjaga kebersihan pemukiman serta kawasan pantai dan laut.

“Kebersihan lingkungan pemukiman serta kawasan pantai  agar setiap tamu yang datang merasa nyaman,” kata Bupati.

 

Ikan duyung atau dugong (youtube)  

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...