Ragam AgrariaSuksma Bali selenggarakan kegiatan "World Cleanup Day"

Suksma Bali selenggarakan kegiatan "World Cleanup Day"

Kegiatan Suksma Bali ini juga mendukung visi program Pemprov Bali, yakni ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Denpasar ((Feed)) – Komponen masyarakat yang tergabung dalam Suksma Bali akan kembali menyelenggarakan kegiatan World Cleanup Day di seluruh Pulau Dewata pada 21 September 2019.
 
“Seluruh pemangku kepentingan pariwisata dan non-pariwisata mendukung penuh kegiatan tersebut,” kata Yoga Iswara di Kuta, Bali, Sabtu.

Ia mengatakan di antara tiga kegiatan utama tahun ini adalah berpartisipasi dalam kegiatan World Cleanup Day sebagai wujud berterima kasih kepada alam (suksma palemahan).

“Kegiatan ini akan bekerja sama dengan seluruh industri pariwisata, instansi pendidikan, LSM dan lainnya. Masyarakat akan bersama-sama melakukan upaya bersih-bersih di sembilan kabupaten dan kota se-Bali,” ujarnya.

Yoga Iswara lebih lanjut mengatakan kegiatan kedua adalah simposium yang mengambil tema “Menjaga dan Menyelamatkan Keberlangsungan Air Bali”. Dan kegiatan ketiga di penghujung tahun 2019 adalah kegiatan sosial malam penggalian dana (social charity dinner).

“Dalam kegiatan malam amal tersebut juga akan diberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang memberi kontribusi besar terhadap Pulau Bali,” ucapnya.

Baca juga  Kaum muda peserta aksi iklim desak pemerintah kekang perubahan iklim

Ia mengatakan gerakan terima kasih kepada Bali sudah dirancang menjadi acara tahunan, dan diharapkan ke depan bisa menjadi tradisi tambahan bagi masyarakat, khususnya di kalangan industri pariwisata maupun non-pariwisata.

“Kegiatan tahun lalu sudah berjalan baik dan semua masyarakat mendukung acara tersebut. Kegiatan Suksma Bali ini juga mendukung visi program Pemprov Bali, yakni ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali (menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya),” katanya.

Gubernur Wayan Koster melalui Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa mengatakan Pemerintah Provinsi Bali mendukung kegiatan tersebut.

Ia mengharapkan kegiatan ini agar menjadi ajang tahunan Bali menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pulau Bali tercinta ini.

“Pemerintah Provinsi Bali akan bekerja sama untuk memadukan program-program pemerintah tahun 2019 dan 2020 melalui kegiatan Suksma Bali,” ucap Putu Astawa.

Baca juga  Kebun pinang dan jahe di Pekanbaru ludes akibat kebakaran lahan

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...