Ragam AgrariaPertamina inisiasi Sekolah Peduli Aliran Sungai di Desa Merbau

Pertamina inisiasi Sekolah Peduli Aliran Sungai di Desa Merbau

Palembang ((Feed)) – PT Pertamina (Persero) Refinery Unit III Sumatera Bagian Selatan menginisiasi berdirinya Sekolah Peduli Aliran Sungai di SD Negeri Merbau, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Banding Agung, Tantowi, mengatakan, program ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah karena menyasar anak-anak usia dini yang sejatinya memang harus diberikan pemahaman mengenai pentingnya pelestarian lingkungan.

“Kegiatan ini sangat positif untuk mengedukasi anak-anak dalam melestarikan dan menyelamatkan lingkungan, sehingga anak-anak dari usia dini tertanam rasa untuk mencintai lingkungan termasuk daerah aliran sungai,” kata Tantowi.

Ia mengatakan, air sungai merupakan urat nadi kehidupan masyarakat Sumatera Selatan sehingga perlu dilestarikan mengingat saat ini mulai terjadi pendangkalan karena masifnya aktivitas manusia di sisi hulu.

Baca juga  BPBD: 174 titik di Sukabumi sudah dalam kondisi kekeringan

Oleh karena itu, langkah penyelamatan sungai ini hendaknya bukan slogan saja, tapi benar-benar diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Pertamina bekerjasama dengan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) memberikan materi edukasi bertemakan lingkungan ke anak-anak usia sekolah SDN Merbau.

“Anak-anak ini langsung diajak menanam pohon,” kata dia.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 60 orang yang terdiri dari siswa kelas 4, 5, dan 6. Sebanyak 63 pohon di tanam di halaman depan sekolah dan dilaksanakan secara simbolis oleh Kepala Sekolah SDN Merbau Asmiyati, Kepala Desa Merbau Ahmad Yani, dan Kepala UPTD Dinas Pendidikan dan kebudayaan.

PT Pertamina ( Persero) RU III untuk menunjang kegiatan ini memberikan bantuan polybag, sendok tanah, dan alat penyiram tanaman untuk tiap kelasnya. Jenis bibit pohon dibawa langsung dari rumah oleh siswa sebagai bentuk semangat menjaga lingkungan, yaitu bibit tanaman tahunan seperti alpukat dan durian.

Baca juga  Titik krusial kerusakan lingkungan disebut Walhi NTT di Pasir Panjang

Region Manager Communication & CSR Pertamina Sumbagsel Rifky Rakhman Yusuf mengatakan perusahaan menjalankan program ini tak lain sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Jika bukan kita yang mulai, maka siapa lagi yang akan merangkul anak-anak untuk memiliki mindset menjaga lingkungan itu sangatlah penting. Semoga langkah kecil Pertamina ini dapat memberikan dampak yang baik untuk anak cucu kita kelak,” kata Rifky.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah siap memperkuat pengawasan dan mengoptimalkan implementasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) di...

Mendagri: Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan oleh Masyarakat

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa Dana Otonomi Khusus (Otsus) di seluruh provinsi di Tanah Papua dan...

Kendalikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Cabai dan Bawang Merah

Agraria.today | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, cabai...