Ragam AgrariaPersebaya seri 0-0 pada babak pertama menghadapi Persija

Persebaya seri 0-0 pada babak pertama menghadapi Persija

Surabaya ((Feed)) – Persebaya bermain seri 0-0 pada babak pertama menghadapi Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 musim kompetisi 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu sore.

Babak pertama berjalan, tuan rumah mencoba mendominasi pertandingan dengan memainkan tempo dan menyerang dari kaki ke kaki.

Di 15 menit awal, dua peluang Persebaya melalui tendangan penjuru belum membuahkan hasil, bahkan tak ada satu pun situasi berbahaya di depan gawang Persija.

Begitu juga dengan minimnya kesempatan tim tamu sehingga bola lebih banyak bergulir di lapangan tengah.

Peluang Persija tercipta menit ke-23 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang dilesakkan Sandi Sute, namun masih bisa diblok oleh kiper Persebaya Miswar Saputra.

Bajul Ijo, julukan Persebaya, yang berambisi mengamankan poin sempurna di kandang mencoba membongkar pertahanan lawan melalui satu dua sentuhan.

Baca juga  Berkah kurban bagi korban kebakaran Manggarai

Ancaman Persebaya ke gawang Persija yang dikawal Sahar Ginanjar mulai terlihat setelah setengah jam permainan, masing-masing di menit ke-32 melalui Oktafianus Fernando, menit ke-33 oleh Manuchehr Jalilov dan menit ke-34 lewat M Hidayat, tapi tak ada satupun yang membuahkan gol.

Persija mendapat kesempatan menit ke-40 lewat tendangan bebas Riko Simanjuntak, tapi kiper Miswar Saputra berhasil menangkap bola meski sempat terlepas dari genggaman.

Giliran Persebaya mendapat kesempatan melalui tendangan bebas pada menit ke-44, tapi sepakan Ruben Sanadi masih diblok kiper Sahar Ginanjar.

Kejutan dilakukan pelatih sementara Persebaya, Bejo Sugiantoro, dengan memasukkan pemain muda M Supriadi menggantikan Elisa Basna pada menit ke-45.

Dimainkannya pemain yang mencetak lima gol bagi Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2019 U-18 tersebut merupakan debut bagi arek Suroboyo itu di Liga 1.

Baca juga  Polres Bengkayang dorong kesadaran pengendara melalui Operasi Patuh

Hingga wasit Aprisman Aranda asal Sumatera Barat meniupkan peluit panjang tanda babak pertama habis, skor masih tetap 0-0.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...