Ragam AgrariaKunci sukses Yayan Ruhian hingga berkarir di Hollywood

Kunci sukses Yayan Ruhian hingga berkarir di Hollywood

Segala sesuatu itu perlu proses dan tidak ada proses yang sia-sia, tapi tanpa rasa ambisius

Jakarta ((Feed)) – Aktor laga Indonesia Yayan Ruhian mengatakan bahwa tidak ada proses instan untuk mencapai sebuah kesuksesan, kuncinya adalah kerja keras dan disiplin.

Berkat kemampuan bela dirinya, Yayan berhasil membintangi beberapa judul film Hollywood seperti “Star Wars: The Force Awakens”, “Beyond Skyline” dan “John Wick: Chapter 3 – Parabellum”.

Kesuksesan Yayan sekarang ini, tentu tidak lepas dari hasil kerja keras dan perjalanan panjang yang telah dilaluinya. Menurut pemain “The Raid” itu, tidak ada jalan pintas.

“Sesuatu itu jarang bisa didapatkan dengan proses instan. Kita jangan melihat kesuksesan orang lain tanpa melihat proses yang dijalani oleh orang tersebut karena semua pasti ada prosesnya, sama seperti kita lihat seorang juara yang terlibat di pertarungan,” kata bintang film “Hit and Run” itu kepada Antara, Jumat.

Baca juga  Untuk pertama kali sejak 2017 Murray maju ke semifinal

Dalam proses mengejar kesuksesan, sifat ambisius harus dikesampingkan, walaupun ada target yang ingin dicapai.

“Kita harus melihat itu juga dalam proses pencapaian karir. Masalah berapa lama prosesnya, saya rasa itu relatif ya. Karena ada yang prosesnya tidak lama tapi ada yang perlu waktu cukup lama,” jelas Yayan.

“Memang setiap proses ada target tapi kita juga tidak boleh lupa, kadang kegagalan yang kita dapat itu adalah cara Tuhan buat ngingetin bahwa itu bukan yang terbaik buat kita,” lanjutnya.

Yayan sangat bersyukur, keterlibatannya dalam beberapa film Hollywood tanpa melalui proses pemilihan pemain (casting). Menurutnya, dia bisa terpilih lantaran memiliki karakter bertarung yang unik.

“Keterlibatan Iko Uwais, Joe Taslim, Kang Cecep dan saya sendiri, rata-rata mereka menghubungi kami karena karakter yang mereka butuhkan tanpa casting. Ya alhamdullilah kita kan ada basic tentang pencak silat yang merupakan salah satu budaya Indonesia sehingga mungkin dianggap ada karakter yang beda dengan yang lain,” ujar Yayan.

Baca juga  Kaspersky deteksi lebih dari 100 juta serangan pada perangkat pintar

Meski demikian, pria asal Tasikmalaya itu menilai untuk bisa menembus dunia film internasional, perlu membangun jaringan dengan manajemen yang berada di luar negeri.

“Semakin banyak network yang kita bangun akan semakin bagus dan kesempatan semakin terbuka, karena kita tidak akan tahu siapa nanti yang akan memperkenalkan kita. Pastinya network itu sangat perlu,” jelas bintang “Merantau” itu.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...