Ragam AgrariaLeverkusen berminat pinjam Lovren tapi gajinya kemahalan

Leverkusen berminat pinjam Lovren tapi gajinya kemahalan

Jakarta ((Feed)) – Bayer Leverkusen dikabarkan berminat untuk meminjam bek Liverpool, Dejan Lovren, namun gaji legiun Kroasia itu dianggap terlalu mahal untuk bisa dipenuhi.

Dilaporkan harian olahraga Jerman, Bild, gaji Lovren per tahun mencapai 9 juta euro atau sekira Rp142 miliar dan jumlah tersebut dianggap terlalu banyak untuk Leverkusen.

Baca juga: Joget Lovren dan cium Alexander-Arnold warnai perayaan di ruang ganti

Leverkusen kemungkinan mampu memenuhi tarif peminjaman Lovren yang dipatok Liverpool, yakni 3 juta euro atau sekira Rp47,3 miliar, namun soal gaji ditengarai jadi hambatan.

Lovren memang belakangan tersingkir dari persaingan bek tengah Liverpool menyusul tak tergoyahkannya posisi Virgil van Dijk dan pendampingnya lebih banyak jatuh kepada Joel Matip atau Joe Gomez.

Liverpool memang sudah mematok harga untuk Lovren baik untuk kepindahan permanen maupun peminjaman, memberikan kepercayaan kepada bek-bek muda Ki-Jana Hoever dan Sepp van den Berg untuk menjadi pelapis jika dibutuhkan.

Baca juga  Kemenpan-RB tidak kerja sama dengan bimbel manapun dalam seleksi CPNS

Sedangkan Leverkusen, belakangan membutuhkan bek tengah baru menyusul kepergian Tin Jedvaj ke FC Augsburg.

Lovren sebelumnya juga diminati oleh AS Roma, namun perkara harga transfer menjadi hambatan.

Baca juga: Bek Liverpool dukung Persija jadi juara Piala Indonesia

Baca juga: Oxlade-Chamberlain perpanjang kontrak di Liverpool

Baca juga: Bayern belum mau turunkan Coutinho

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...