Ragam AgrariaManahati janji jaga sikap usai kembali perkuat timnas

Manahati janji jaga sikap usai kembali perkuat timnas

Cibinong ((Feed)) – Manahati Lestusen, gelandang bertahan klub Liga 1 Indonesia Tira Persikabo, berjanji menjaga sikapnya usai kembali memperkuat tim nasional Indonesia.

Pesepak bola berusia 25 tahun itu tidak ingin lagi membuat gusar pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy.

“Pelatih Simon sempat mengatakan kepada saya, kalau mau dipanggil kembali ke timnas, saya harus menjaga sikap,” ujar Manahati usai menjalani pemusatan latihan (TC) hari pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Kamis (23/8) malam.

Karena bermasalah dengan sikapnya di lapangan, Manahati Lestusen tidak dimasukkan Simon McMenemy dalam daftar pemain timnas Indonesia saat menjalani dua laga persahabatan FIFA melawan Yordania dan Vanuatu pada pertengahan Juni 2019.

Simon ketika itu tidak senang melihat tindakan Manahati yang menanduk pemain Persebaya Muhammad Hidayat di babak delapan besar Piala Presiden 2019 pada Maret 2019. Kelakuan itu pun berbuah kartu merah.

Baca juga  Persiraja tekuk PSPS 2-1

Imbauan untuk mengendalikan diri juga datang dari pelatih Manahati di klub, Rahmad Darmawan.

“Pesan pelatih, jaga ‘attitude’,” kata pemain bertahan asal Ambon tersebut.

Simon McMenemy memanggil 24 pemain untuk menjalani TC sebagai persiapan Kualifikasi zona Asia Piala Dunia 2022. TC dimulai pada hari ini, Kamis (22/8).

Selain para pemain itu, Simon juga mengundang dua pemain muda untuk berlatih bersama timnas Indonesia yakni Amiruddin Bagus Kahfi dan Hanif Sjahbandi.

Dari 24 nama yang masuk daftar, klub Tira Persikabo mengirimkan tiga wakil yaitu Manahati, penyerang naturalisasi Osas Saha dan kiper Angga Saputra.

Manahati menanggapi positif kehadiran dua rekannya yang baru menjalani debut bersama timnas itu. Dia mengaku senang memiliki rekan seklub di timnas Indonesia.

“Saya merasa bangga juga ada yang menemani saya di sini. Apalagi keberadaan mereka juga memberikan pengaruh di skuat ini,” tutur Manahati.

Baca juga  Tokyo uji coba salju buatan untuk pengunjung Olimpiade

Timnas Indonesia sendiri berada di Grup G Kualifikasi zona Asia Piala Dunia 2022 bersama Malaysia, Vietnam, Thailand dan Uni Emirat Arab (UAE).

Ujian pertama Indonesia adalah menghadapi Malaysia pada Kamis (5/9) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Lima hari kemudian, di stadion yang sama, Indonesia menjamu Thailand.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...