Ragam Agraria16 kecamatan di Lebak alami kekeringan

16 kecamatan di Lebak alami kekeringan

Lebak ((Feed)) – Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi mengatakan sebanyak 16 kecamatan di daerah tersebut sejak tiga bulan terakhir mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.

“Kami terus melaksanakan pendistribusian air bersih ke kampung-kampung yang terjadi krisis air bersih juga pompa air untuk areal persawahan dengan menyedot air permukaan,” kata Ade Sumardi usai menggelar shalat istisqo atau shalat minta hujan di Lebak, Kamis.

Saat ini, masyarakat yang tinggal di 16 kecamatan dipastikan mengalami kesulitan pasokan air bersih setelah air bawah tanah melalui pompa jetpump, sumur timba dan sumber mata air mengalami kekeringan.

Ke-16 kecamatan itu antara lain Kecamatan Maja, Curugbitung, Kalanganyar, Cipanas, Bayah, Cibadak, Cimarga, Leuwidamar, Cirinten, Banjarsari, Warunggunung, Bojongmanik, Malingping, Wanasalam, Cihara dan Cilograng.

Akibat kekeringan ini, kata dia, masyarakat setempat kesulitan untuk mendapatkan pasokan air bersih juga tanaman padi terancam gagal panen.

Baca juga  Bagi Sarri, keberhasilan melampaui Inter tidak banyak berarti

Namun, pihaknya belum menerima laporan terkait luasnya areal tanaman padi yang mengalami gagal panen akibat kekeringan tersebut.

“Kami berharap melalui shalat minta hujan semoga Allah Swt menurunkan hujan,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, BPBD Lebak telah mendistribusikan air bersih kepada 1.100 kepala keluaga (KK) di sejumlah desa di Kecamatan Sajira.

“Kami siap menyalurkan pasokan air bersih untuk masyarakat setelah adanya pengajuan dari kecamatan,” katanya menjelaskan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi mengatakan kekeringan yang melanda 16 kecamatan tersebut belum ditetapkan status tanggap darurat kekeringan.

Sebab, masyarakat yang melaporkan krisis air bersih tersebar di lima kecamatan.

BPBD mengerahkan sebanyak tiga angkutan tangki untuk mendistribusikan pasokan air bersih ke kampung-kampung yang mengalami krisis air bersih.

Masyarakat yang menerima pasokan air bersih di antaranya Desa Padasuka, Banjarsari, Sela Raja Kecamatan Warunggunung, Desa Mekarsari dan Paja Kecamatan Sajira.

Baca juga  Konser Westlife di Semarang

Begitu juga Desa Lebak Pariang Kecamatan Leuwidamar, Desa Cirinten Kecamatan Cirinten dan Desa Bojongmanik Kecamatan Bojongmanik.

“Kami minta warga yang krisis air bersih segera melaporkan ke kecamatan setempat untuk mengajukan permohonan bantuan air bersih dari BPBD,” ujarnya.

Ia menyebutkan, BPBD berkoordinasi dengan PDAM agar masyarakat yang dilanda kekeringan dapat disalurkan pasokan air bersih.

“Kami siap mendistribusikan pasokan air bersih ke lokasi yang dilanda kekeringan itu,” katanya menjelaskan.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...