Ragam AgrariaPara pebalap ditantang tanjakan "hors class" pada etape keempat

Para pebalap ditantang tanjakan "hors class" pada etape keempat

Jember ((Feed)) – Para pebalap akan menghadapi medan yang berat salah satunya adalah tanjakan tersulit (hors class) pada etape keempat Bank BRI Tour d’Indonesia 2019.

Etape keempat sepanjang 151,8 km dimulai dari garis start di alun-alun Kabupaten Jember dan berakhir di Paltuding Park, Ijen, Banyuwangi, Kamis.

Berbeda dengan etape ketiga yang datar, medan etape keempat sarat dengan tanjakan berat, bahkan salah satu medan tanjakan berkategori hors class atau tanjakan dengan tingkat kesulitan tertinggi berdasarkan standar dari induk organisasi internasional olahraga sepeda (UCI).

Tanjakan hors class ada di Paltuding menuju Blue Fire atau sepanjang sekitar lima kilometer menjelang finis.

Secara keseluruhan, pada etape keempat ini ada tiga uji ketangguhan untuk kategori raja tanjakan yang akan memperebutkan jersey biru. Tanjakan pertama langsung dihadapi para pebalap di kilometer 35 di daerah Gumitir, Jember. Tanjakan kedua dan ketiga bahkan bersambungan, yakni menuju kilometer ke 140 di daerah Glagah diteruskan uji tanjakan ketiga hingga menuju finis di Paltuding Park.

Baca juga  Bupati Aceh Besar minta polisi tindak tegas penebangan hutan

Sementara itu, untuk intermediate sprint yang memperebutkan jersey merah, pada etape empat ini juga ada tiga lokasi, yakni di kilometer 67 di Krikilan, 90 di Genteng, dan 115 di Srono.

Beratnya medan etape keempat juga diakui oleh juara etape ketiga ujar Marcus Culay dari Team Sapura Cycling Malaysia.

“Etape keempat besok adalah etape terberat. Tanjakan di Ijen juga bisa jadi yang paling seru,” kata pebalap asal Australia ini.

Menurut Culay, ia harus menyiapkan diri lebih baik untuk bisa mengarungi rute berat tersebut.

“Saya pernah berlomba di Ijen tiga kali, tempatnya sangat cantik tetapi untuk menuju ke sana saya lebih memilih duduk di mobil ketimbang mengayuh sepeda..ha..ha..ha,” kata pria humoris ini.

Ratusan pembalap Tour de Indonesia ikuti start etape kedua di Madiun

Baca juga  Ashleigh Barty siap tanding di China Open setelah pulih cedera

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...