Ragam AgrariaCharles Leclerc bawa pengaruh buruk kepada Ferrari

Charles Leclerc bawa pengaruh buruk kepada Ferrari

Jakarta ((Feed)) – Wartawan Formula 1 Peter Windsor menilai salah satu alasan utama Ferrari melempem musim ini adalah karena kedatangan Charles Leclerc di Maranello.

Leclerc adalah pengganti pebalap veteran Kimi Raikkonen, setelah pindah haluan dari Sauber menyusul baru satu tahun berkiprah pada Formula 1.

Windsor yakin Leclerc dan kepribadian yang ambisius serta gaya balapnya yang agresif telah melempar Sebastian Vettel keluar dari persaingan menjadi juara.

Ferrari belum memenangkan satu pun balapan selama 2019, meskipun sudah tiga kali menempati pole position di Bahrain, Kanada dan Austria, yang dua di antaranya dicapai Leclerc.

Baca juga: Berkaca hasil paruh musim, Ferrari ingin bangkit di Spa dan Monza

Tetapi Windsor yakin kedatangan pebalap asal Monako ke tim Italia ini berdampak buruk kepada performa Ferrari.

“Sungguh mengagetkan melihat dampak yang dia (Leclerc) timbulkan kepada Sebastian Vettel dan Ferrari,” kata sang jurnalis dalam vlog YouTube-nya.

Baca juga  Detasemen Khusus 88 kembali tangkap terduga teroris di Cirebon

“Saya kira ini menjelaskan mengapa Ferrari belum memenangkan apa-apa tahun ini dan bukan calon juara seperti semua diperkirakan.”

“Ini karena kecepatan Charles Leclerc dan cara tim ini menciptakan keseimbangan”, kata Windsor dalam laman gpblog.com, seraya menyebut Vettel akhirnya terkubur citranya sebagai pebalap utama Ferrari.

Baca juga: Meksiko tetap di kalender F1 hingga 2022

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...