Ragam AgrariaReality-show pencak silat akan manjakan penonton Indonesia

Reality-show pencak silat akan manjakan penonton Indonesia

Jakarta ((Feed)) – Layar kaca nasional akan diramaikan oleh sebuah tayangan reality show bertema pencak silat yang diakui penggagasnya, sebuah perusahaan properti olah raga bela diri, sebagai bagian dari usaha mengembangkan peluang pasar mereka di Indonesia.

“Ini sangat penting untuk kami, mengingat pencak silat sudah menjadi sejarah panjang di Indonesia. Kami begitu bersemangat membawa program-program acara kami ke masyarakat Indonesia,” tutur CEO dan pendiri ONE Championship Chadtri Sityodtong dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, penambahan pencak silat dalam rencana program mereka diharapkan menarik minat masyarakat Indonesia kepada pencak silat dan bisa memberikan tayangan bela diri yang tidak hanya menampilkan kompetisi, namun juga menggali nilai sejarah dan nilai kehidupan.

Meski tidak akan mengambil porsi penayangan dengan jumlah besar layaknya Mixed Martial Arts (MMA), Kickboxing, atau Thaiboxing, namun cabang pencak silat bisa menjadi ragam baru serta penyegaran bagi penonton Indonesia dan Asia Tenggara.

Baca juga  Nostalgia musik 1980-an di konser "Hip Hip Hura Hura"

“Ada rencana untuk meresmikan silat dalam program tayangan ONE Championsip, tapi mengingat bahwa tayangan utamanya adalah MMA, yang mana merupakan pondasi fundamental ONE, jadi mungkin porsinya tidak sebesar MMA atau bela diri lain,” katanya menambahkan.

Wakil presiden ONE Championship Miesha Tate menjelaskan konsep tayangan yang diusung pihaknya sehingga optimistis bisa menjaring penonton dalam jumlah besar di Indonesia.

Menurut mantan juara dunia kelas bantam ini, yang membuat pencak silat atau ragam bela diri di Asia menjadi menarik ialah adanya nilai-nilai yang menonjol dan latar sejarah yang sudah berlangsung ratusan tahun.

Hal ini sesuai dengan keinginan ONE Championship yang mencari otentisitas dalam tayangan mereka.

“Konsep bela diri Asia berbeda dengan bela diri Barat, kami mencari otentisitas. Berbeda dengan UFC yang menonjolkan drama dan tidak berkelanjutan. Misalnya saat McGregor bertanding maka penonton mereka sangat banyak, tetapi hal sebaliknya terjadi jika ia tidak bertanding. Kami tidak mencari yang seperti ini,” tutur Tate.

Baca juga  Lima berita hukum kemarin menarik dari Papua hingga Borobudur

Masyarakat di Asia lebih menyukai tayangan yang memiliki nilai perjuangan dan bukan menampilkan drama di arena, oleh sebab itu ONE Championship berani berinvestasi di Asia dan termasuk Indonesia, tutup Tate.

Pencak silat merambah London

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...