Ragam AgrariaSejumlah muara sungai di Karawang masih tercemar limbah minyak mentah

Sejumlah muara sungai di Karawang masih tercemar limbah minyak mentah

Karawang ((Feed)) – Sejumlah muara sungai di wilayah pesisir utara Kabupaten Karawang, Jawa Barat, masih tercemar limbah minyak akibat tumpahan minyak mentah milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

“Peristiwanya memang terjadi beberapa pekan lalu. Tapi dampaknya belum hilang. Kami terus mengimbau masyarakat agar mewaspadai dampak limbah yang sudah menyebar ke sejumlah muara sungai,” kata Kasat Polair Polres setempat AKP Sitorus, di Karawang, Senin.

Hingga saat ini limbah minyak milik PHE ONWJ tersebut sudah menyebar ke sejumlah muara sungai. Di antaranya muara sungai Cemarajaya, muara sungai di daerah sungaibuntu, muara sungai Sedari, Tambaksari dan muara sungai Pakisjaya.

Atas kondisi itu, pihaknya terus ke lapangan untuk mengimbau masyarakat agar mewaspadai dampak limbah minyak mentah tersebut.

Selain itu, jajaran kepolisian dari Sat Polair Polres Karawang juga terus memonitoring perkembangan situasi perairan utara Karawang.

Baca juga  Badai tropis Bailu picu gelombang tinggi di perairan NTT

“Kita juga mengimbau warga dan nelayan setempat untuk terus membantu membersihkan limbah minyak,” kata dia.

Sementara itu, sejak sekitar sebulan terakhir nelayan dan masyarakat pesisir utara Karawang ikut terlibat membersihkan limbah minyak di area bibir pantai wilayah Karawang.

Dengan ikut membersihkan area bibir pantai dari limbah minyak mentah, mereka mendapatkan upah dari Pertamina Rp100 ribu per hari ditambah uang makan.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...