Ragam Agraria"Dark Phoenix", film "X-Men" dengan pendapatan terendah

"Dark Phoenix", film "X-Men" dengan pendapatan terendah

Jakarta ((Feed)) – “Dark Phoenix” dilaporkan menjadi film dengan penghasilan terendah dalam sejarah “X-Men” dan mengalami kerugian sebesar 100 juta dolar.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian sinematisnya, “Dark Phoenix” disebut memiliki penghasilan yang paling rendah di antara 12 judul “X-Men”.

Situs web film box office, Mojo, melaporkan bahwa “Dark Phoenix” hanya mengantongi 254,4 juta dolar di seluruh dunia, demikian dilansir NME, Senin.

Angka tersebut berada tepat di belakang original “X-Men” rilisan tahun 2000 yang hanya mendapat 296,3 juta dolar di seluruh dunia.

Sementara itu, berdasarian laporan Cinema Blend, pendapatan tertinggi dipegang oleh “Deadpool” dengan 783,1 juta dolar dan peringkat kedua diduduki oleh “Deadpool 2” dengan 778,9 juta dolar.

“Dark Phoenix” dirilis pada bulan Maret tahun ini dan mendapat ulasan yang buruk dari berbagai kritikus film. Film yang dibintangi oleh James McAvoy itu juga mendapat peringkat 23 persen di Rotten Tomatoes.

Baca juga  Menkominfo prediksi unicorn selanjutnya dari health-tech

Sebelumnya, sutradara “Dark Phoenix” Simon Kinberg mengatakan film garapannya tidak terkoneksi dengan penonton sehingga kurang diminati.

“Film ini tidak cukup terhubung dengan penonton yang melihatnya. Jadi itu salah saya,” kata Simon beberapa waktu lalu.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...