Ragam AgrariaDhini Aminarti malu lihat sinetron lamanya

Dhini Aminarti malu lihat sinetron lamanya

Jakarta ((Feed)) – Aktris Dhini Aminarti yang tenar lewat sejumlah sinetron pada era 2000-an, mengaku merasa malu jika menyaksikan kembali tayangan sinetron-sinetron lama yang ia mainkan.

“Saya malu, sedih mau nangis melihat sinetron-sinetron saya yang dulu. Pakai baju seperti itu, saya sampai bilang ini bisa dihapus enggak sih, bisa dikomplain enggak sih,” kata Dhini dala acara Jakarta Murojaah yang diselenggarakan oleh MS Glow di Masjid Istiqlal, Sabtu.

Wanita kelahiran 36 tahun yang lalu itu melanjutkan bahwa kini dia membulatkan tekad untuk melakukan kebaikan agar bisa menghapus dosa-dosa dia di masa lalu.

“Itu kan sebenarnya dosa jariyah (yang mengalir) saya, maka saya berusaha baik supaya dosa-dosa jariyah saya itu terhapus,” katanya.

Istri Dimas Seto itu mantap mengenakan hijab pada 2016. Kini dia aktif dalam Kajian Musyawarah yakni kelompok pengajian yang beranggotakan para artis dan selebritis Tanah Air.

Baca juga  Pengamat kritisi pemerintahan Jokowi pascarevisi UU KPK

Dhini menuturkan awal mula terbentuknya kajian itu adalah karena ide Dimas Seto dan Dude Herlino.

“Suamiku dan suami Alysa awalnya pengin kawan-kawan ini tetap jaga silaturahmi tapi yang bermanfaat gitu, kalau cuma arisan sepertinya kurang, jadi lahirlah kajian ini,” katanya.

Menanggapi komentar bahwa Kajian Musyawarah adalah kelompok kajian yang eksklusif, Dhini mengatakan hal itu untuk menjaga kenyamanan anggota.

“Bukannya enggak boleh tapi kalau untuk umum kan kami suka ada tabligh akbar sebulan sekali. Sedangkan kenapa kami memprioritaskan untuk kawan-kawan artis karena banyak orang yang mau belajar itu awalnya malu untuk datang karena nanti takut disuruh ngaji lah, pemikiran itu yang awalnya bikin pekerja seni takut datang pengajian. Makanya kajian ini untuk menunjukkan pada mereka kalau ngaji itu seru, enggak serem,” katanya.

Baca juga  Atiqah Hasiholan main bareng Jonathan Rhys Meyers di film "Rajah"

Dhini mengatakan kini dia bahagia saat tahu banyak publik figur yang berhijrah.

“Saya senang dan bangga banyak yang berhijab, alhamdulillah. Alhamdulillah Allah sudah menutup aibku, saya enggak tahu kalau Allah tidak segera menutup aibku,” katanya.

Jakarta Murojaah bersama penghafal Al-Quran diselenggarakan oleh MS Glow Aesthetic Clinic dan Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal. Acara mengusung tema “Merdeka Bersama Al-Quran” menghadirkan K.H Deden Muhammad Makhyaruddin, Oki Setiana Dewi serta Hidayat Nurwahid.

Acara juga dimeriahkan dengan hadirnya Ria Ricis, Dhini Aminarti serta Alyssa Soebandono. Murojaah adalah menjaga mengucapkan hafalan Al-Quran dengan terus-menerus mengulangnya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...