Ragam AgrariaPendiri PayPal tuduh Google "berkawan" dengan China

Pendiri PayPal tuduh Google “berkawan” dengan China

Jakarta (Feed) – Salah seorang pendiri PayPal, Peter Thiel, menuduh Google telah bekerjasama dengan pemerintah China dan tidak dengan pemerintah di negara asalnya, Amerika Serikat.Pada Minggu (11/8), Thiel mengatakan seruannya kepada pemerintah AS untuk menyelidiki Google adalah untuk melihat apakah ada “infiltrasi asing” pada raksasa teknologi itu.

Thiel, seorang konservatif, awalnya menyerukan penyelidikan federal pada pertengahan Juli di Konferensi Konservatisme Nasional di Washington.

Miliarder, yang juga duduk di dewan direksi Facebook itu mengatakan bahwa terlepas apakah sebuah perusahaan Amerika Serikat bekerja dengan perusahaan sipil di China, semua teknologi diteruskan ke militer negara komunis itu.

“(Hal) itu tidak seperti AS, di mana Anda memiliki perusahaan yang berbeda dan orang yang berbeda dan Anda memiliki sektor pemerintah dan sektor swasta dan hal-hal itu tidak selalu berkoordinasi atau bekerja sama,” kata Thiel kepada “Sunday Morning Futures.”

Baca juga  Fernandinho atasi krisis pertahanan Manchester City

Secara khusus, Thiel mengatakan dia sangat prihatin tentang berbagi teknologi pada unit kecerdasan buatan (artificial intelligence) Google yang disebut “DeepMind,” apa yang Thiel anggap “permata mahkota” perusahaan teknologi.

DeepMind didirikan pada 2010 dan dibeli oleh Google pada 2014. Raksasa pencarian itu membuka laboratorium penelitian AI di China. Pendirian dilakukan pada tahun yang sama ketika China mengubah konstitusi untuk memasukkan mandat yang mengharuskan semua penelitian yang dilakukan di dalam negeri dibagikan ke militer negara Panda itu.

“Saya pikir itu belum pernah terjadi sebelumnya dalam 100 tahun terakhir, atau pernah. Perusahaan besar AS menolak untuk bekerja dengan militer AS dan telah bekerja dengan saingan geopolitik kami,” katanya, dikutip dari laporan Fox Business, Senin.

“Jadi ini bukan hal liberal-konservatif … ini benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Thiel.

Baca juga  Facebook hapus miliaran akun palsu tentang kekerasan anak

Seorang juru bicara Google menyebut tuduhan Thiel “tidak berdasar” dan mengatakan perusahaan itu tidak bekerja dengan militer China.

“Pekerjaan AI kami di China terbatas, dengan sejumlah kecil orang bekerja pada open source global dan kegiatan yang terkait dengan pendidikan,” kata juru bicara itu kepada FOX Business dalam sebuah pernyataan.

“Kami bangga melanjutkan sejarah panjang kerja kami dengan pemerintah AS, termasuk Departemen Pertahanan, di banyak bidang termasuk keamanan dunia maya, perekrutan, dan perawatan kesehatan,” lanjut juru bicara Google.

Komentar Thiel juga mendapat perhatian dari Presiden Donald Trump, yang mengatakan akan merekomendasikan berbagai lembaga federal, dan mungkin Departemen Kehakiman, untuk menyelidiki Google.

Penerjemah: Suryanto
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...