Ragam AgrariaPenderita hipertensi, kardiovaskular agar batasi lemak saat Idul Adha

Penderita hipertensi, kardiovaskular agar batasi lemak saat Idul Adha

Jakarta (Feed) – Semua orang khususnya yang menderita penyakit kronis seperti diabetes, penyakit kardiovaskular dan hipertensi harus mengontrol asupan makanan berbahan daging selama Idul Adha.Ahli endokrin di Turki, Dr Mustafa Altay seperti dilansir Anadolu Agency, Minggu menyarankan orang dengan penyakit kronis mengonsumsi sedikit daging tanpa lemak atau rendah lemak pada hari raya yang jatuh setiap tanggal 10 Zulhijah dalam kalender Islam itu.

Hal senada diungkapkan Ahli endokrin Dr Safiye Arik. Menurut dia, daging berlemak mengandung kolesterol jahat dan lemak jenuh yang tinggi.

“Orang dengan penyakit kronis, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, harus mengonsumsi daging secara terbatas karena daging berlemak mengandung kadar lemak jenuh dan kolesterol tinggi,” kata dia.

Kemudian, bagi mereka yang menderita diabetes sebaiknya hindari konsumsi makanan penutup yang manis seperti jus buah.

Baca juga  Dycal naikkan animo penonton Musik Untuk Republik usai padam listrik

“Pasien diabetes khususnya harus menghindari makanan penutup seperti jus buah manis, dan jika mungkin, pilih yang sedikit gula, susu dan berasal dari bahan alami,” tutur Arik.

Sementara itu, ahli bedah jantung Dr Gokce Sirin, mengatakan kebiasaan makan yang buruk dapat menyebabkan segudang masalah kesehatan termasuk obesitas, diabetes, tekanan darah, pitam dan penyakit kardiovaskular.

“Makan yang tidak teratur dapat mengancam jiwa orang dengan masalah berat badan dan jantung, tekanan darah, penyakit kardiovaskular dan gastroenterologi,” kata Sirin.

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...