Ragam AgrariaBhayangkara-Madura United berbagi satu poin usai imbang 1-1

Bhayangkara-Madura United berbagi satu poin usai imbang 1-1

Jakarta (ANTARA) – Tim Bhayangkara FC dan Madura United harus puas berbagi satu poin usai bermain imbang 1-1 dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2019 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin.Bhayangkara unggul terlebih dahulu berkat gol yang diciptakan sang kapten Indra Kahfi (43′). Madura United menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Jaimerson da Silva (76′).

Dalam pertandingan tersebut, Bhayangkara yang mengenakan seragam kuning tampil menggigit sejak awal laga.

Sepakan gelandang Muhammad Hargianto mengenai tiang gawang Madura United di menit ke-31. Menyusul tiga menit kemudian sepakan Wahyu Subo Seto yang mampu ditepis kiper Madura Muhammad Ridho.

Terus menekan, Bhayangkara mampu melesakkan gol pertama dari kaki bek tengah sekaligus kapten Indra Kahfi di menit ke-41.

Indra memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang Madura setelah tendangan bebas Anderson Salles yang diblok Muhammad Ridho.

Baca juga  Ganteng Ganteng Cantik Pukau Ratusan Anak Yatim Di Tasyakuran Saru Dekade FORWAN

Tertinggal 1-0 membuat Madura meningkatkan tensi serangan di paruh kedua laga.

Pelatih Madura United Dejan Antonic lalu memasukkan Alberto Goncalves di menit ke-60 untuk menambah daya gedor.

Kehadiran penyerang yang biasa disapa Beto itu membuat permainan Madura lebih hidup.

Beto sempat membuat gol di menit ke-75, tetapi dianulir oleh wasit yang terlebih dahulu memutuskan terjadi pelanggaran untuk Madura.

Setelah sempat terjadi sedikit protes dari pemain Madura, tendangan bebas pun diambil oleh Syahrian Abimanyu di menit ke-76.

Bola bergerak melengkung ke dalam kotak penalti dan menciptakan kemelut. Jaimerson da Silva tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan membuat gol.

Tidak ada gol tambahan sampai laga tuntas. Pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Berikut susunan pemain kedua tim.

Bhayangkara FC:

Awan Setho Raharjo-pg, Anderson Salles, Indra Kahfi (kapten), Nurhidayat Haji Haris, Arif Setiawan, Dendy Sulistyawan, Flavio Beck Junior (84′, Vendry Mofu), Muhammad Hargianto, Wahyu Subo Seto, Herman Dzumafo (83′, Adam Alis), Ramiro Fergonzi.

Baca juga  Kereta ke bandara Hong Kong dihentikan gegara ancaman protes

Madura United:

Muhammad Ridho-pg, Andik Rendika Rama, Fachrudin Aryanto (kapten), Guntur Ariyadi (74′, Engelberd Sani), Jaimerson da Silva, David Laly, Slamet Nurcahyono (60′, Alberto Goncalves), Syahrian Abimanyu, Zulfiandi, Aleksandar Rakic (86′, Gufroni Al Maruf), Andik Vermansah.

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...