Ragam AgrariaSemen Padang tinggalkan dua pemain asing hadapi dua laga tandang

Semen Padang tinggalkan dua pemain asing hadapi dua laga tandang

Padang, (ANTARA) – Semen Padang FC meninggalkan dua pemain asingnya Karl Mark Berthelamy dan Mario Barcia menghadapi dua laga tandang yang akan mereka jalani di kompetisi Shopee Liga 1 2019.Pelatih kepala Semen Padang Weliansyah di Padang, Rabu mengatakan kedua pemain tersebut mengalami cedera dan menjalani pemulihan,” katanya.

Semen Padang sendiri akan menjalani pekan ke-11 menghadapi Kalteng Putra sesama tim promosi dari Liga 2 2018 di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya pada Jumat (2/8).

Selanjutnya tim “Kabau Sirah” akan meladeni perlawanan Bali United pada Jumat (9/8) di Stadion I Wayan Dipta Bali.

Ia mengatakan dalam dua lawatan ini dirinya hanya membawa pemain yang siap secara fisik dan mental.

“Karl Max dan Barcia kita tinggal karena masih pemulihan cedera sedangkan Irsyad diikutkan karena dapat bermain melawan Bali United. Dia absen kartu merah hanya melawan Kalteng Putra,” katanya.

Baca juga  Asap pekat, 4 maskapai alihkan penerbangan dari Pekanbaru

Sebelumnya Irsyad Maulana mendapatkan kartu merah setelah menerima dua kartu kuning saat Semen Padang menjamu Persebaya Surabaya pada Minggu (28/7).

Hingga pekan kesepuluh, tim kebanggaan ‘urang awak’ belum mampu meraih kemenangan. Mereka hanya mampu bermain empat kali imbang dan menelan lima kekalahan.

Welianyah menilai kondisi tersebut tidak menyurutkan asa timnya meraih poin dalam dua laga tandang ini

“Kita memang belum meraih satu kemenangan tapi motivasi anak-anak sudah membaik. Semoga lawatan tandang kita kali ini mampu menghasilkan poin.” kata dia

Tim Semen Padang sendiri membawa 19 pemain menuju Kota Palangkaraya pada Rabu (31/7) pagi.

Kesembilan belas pemain tersebut adalah penjaga gawang : Teja Paku Alam dan Rendy Oscario.

Pemain bertahan : Agung Prasetyo, Shukurali Pulatov, Dedi Gusmawan, Boas Atururi, Leo Guntara, Novrianto dan M Rifqi.

Baca juga  Jelang konser, Changmin TVXQ mampir ke Taman Mini Indonesia Indah

Untuk pemain tengah ada Manda Cingi, Jose Sardon, Rosad Setiawan, Rudi, Fridolin Yoku dan Firman Septian.

Terkahir untuk penyerang diisi oleh Irsyad Maulana, Dedi Hartono, Afriansyah dan Riski Novriansyah.

 

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Artikel ini pertama kali tayang di Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...