Hukum AgrariaBPN Berantas Mafia Tanah

BPN Berantas Mafia Tanah

Banten – Maraknya berbagai isu mafia tanah dan pungutan liar membuat Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Banten terus lakukan upaya untuk menanggulanginya. Upaya itu dituangkan dalam kerja sama strategis dengan Kepolisian Daerah (Polda) Banten melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Keputusan Bersama, di Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Senin (24/9).

Penandatanganan PKS tersebut dilakukan Oleh Andi Tenri Abeng selaku Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten dan Brigadir Jenderal Polisi Teddy Minahasa selaku Kepala Kepolisian Daerah Banten.

Tujuan dari PKS ini untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penanganan kasus agraria/pertanahan dan tata ruang, penanganan tindak pidana bidang agraria/pertanahan dan tata ruang, pencegahan dan pemberantasan mafia tanah, pencegahan dan pemberantasan masalah pungutan liar serta percepatan sertipikasi tanah aset Polri.

Andi Tenri Abeng mengatakan bahwa saat ini Kanwil BPN Provinsi Banten sangat fokus dalam menjalankan target yang telah diamanahkan tapi masih ada pekerjaan rumah dan catatan untuk ATR/BPN yang harus dibenahi termasuk mencegah mafia tanah dan pungli.

Baca juga  Polisi ungkap jumlah korban dalam kecelakaan maut di Way Kanan

Terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap , Andi Tenri Abeng mengatakan bahwa “Saat ini capaian kinerja Banten sudah mencapai 60% dan untuk pengukuran bidang tanah sudah mencapai 90%,” ujarnya.

Brigadir Jenderal Polisi, Teddy Minahasa menyambut positif keseriusan Kementerian ATR/BPN khususnya Kanwil BPN Provinsi Banten dalam menangani berbagai permasalahan tanah.

“Ini aspek preventif dalam upaya cegah mafia tanah dan pungli,” ujar Teddy Minahasa.

Kerja sama kedua belah pihak ini meliputi: Pemberantas mafia tanah, Pemberantasan Pungli, Percepatan Tanah Aset Polri, Pembentukan Tim Terpadu, Tukar menukar data/informasi, Penegakan hukum, Bantuan keamanan, dan Kapasitas Sumber Daya Manusia.

Penandatanganan MoU bertepatan dengan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU) tahun 2018 dengan mengusung tema “Tanah dan Ruang Untuk Keadilan dan Kemakmuran.

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...