Hukum AgrariaGanjar pimpin ribuan pelajar peringati Hari Antikorupsi Sedunia

Ganjar pimpin ribuan pelajar peringati Hari Antikorupsi Sedunia

Anak-anak ini akan menjadi agen saya untuk melawan korupsi

Semarang ((Feed)) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memimpin 3.000 pelajar dari berbagai sekolah pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2019 yang berlangsung di depan kantor gubernur di Semarang, Minggu.

Dalam aksi peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang dikemas mirip unjuk rasa tersebut ribuan pelajar terlihat berjalan menuju depan kantor Gubernur Jateng sambil meneriakkan yel-yel antikorupsi dan mengangkat tinggi poster-poster berisi tuntutan pemberantasan tindak pidana korupsi.
Poster yang dibawa para pelajar itu tidak seperti poster demontrasi biasanya, melainkan berisi kalimat khas generasi millenial seperti “Jangan Makan Uangku”, “Makan Saja Mantanku”, “Cukup Atiku Sing Ambyar, Negoroku Ojo”, “Mending Ketemu Tikus Tanah, Dibanding Tikus Berdasi”.

Setelah tiba di depan kantor Gubernur Jateng, ribuan pelajar itu langsung satu komando dan menggelar aksi.

Sementara itu, Gubernur Ganjar yang mengenakan kaos putih bertuliskan “Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi” dan berikat kepala merah putih, langsung naik panggung memimpin aksi peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2019.
“Tadi malam saya mendapat kabar, ada ribuan pelajar yang mau demo melawan korupsi. Saya minta para orator, ayo langsung ke atas panggung,” kata Ganjar.
Mendengar hal itu, satu persatu perwakilan pelajar berorasi dengan lantang untuk memompa semangat generasi muda dalam melawan segala bentuk praktik korupsi yang telah menyengsarakan rakyat.
Tak hanya memimpin aksi, Gubernur Ganjar juga mengajak ribuan pelajar itu menempel stiker antikorupsi di sejumlah mobil dinas Pemprov Jateng.
Stiker yang ditempel di mobil-mobil dinas lingkungan Pemprov Jateng itu bertuliskan “Nek Aku Korupsi, Ora Slamet”.
“Saya senang dan bangga pada pelajar yang hebat-hebat ini, mereka menegaskan diri untuk siap menjadi agen antikorupsi. Sejak dini kami ajak mereka untuk terlibat, merasakan, mengkritik bahkan mencaci terhadap hal-hal berbau korupsi,” kata Ganjar.
Menurut Ganjar, aksi peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2019 yang digelar oleh para pelajar itu merupakan hal yang luar biasa karena berani untuk menyerukan perlawanan terhadap praktik korupsi demi masa depan bangsa.
Ganjar pun menegaskan bahwa para pelajar yang hadir dalam acara tersebut telah resmi menjadi agen antikorupsi yang kemudian diminta ikut mengawasi seluruh kegiatan di sekolah, seperti pungutan, pembangunan sarana prasarana hingga di lingkungan masing-masing.
“Anak-anak ini akan menjadi agen saya untuk melawan korupsi. Kepala sekolah dan guru harus bertanggungjawab dalam pengelolaan sekolahnya, karena anak-anak ini akan mengawasi. Maka kita harapkan ke depan, akan tumbuh kesadaran jaga sekolahku, jaga puskesmasku, dan semua akan berintegritas,” ujarnya.

Baca juga  YLBHI nilai RKUHP berpotensi penyimpangan tafsir

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...