Hukum AgrariaBNN Banda Aceh butuh rumah rehabilitasi korban narkoba

BNN Banda Aceh butuh rumah rehabilitasi korban narkoba

Banda Aceh ((Feed)) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banda Aceh menyatakan membutuhkan rumah rehabilitasi untuk mengobati korban penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang.

“Saat ini, kami membutuhkan rumah rehabilitasi karena banyak sekali korban narkoba yang memerlukan perawatan,” kata Kepala BNNK Banda Aceh Hasnanda Putra di Banda Aceh, Kamis.

Didampingi Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Banda Aceh Desi Rosdiana, Hasnanda menyebutkan selama ini memang ada satu tempat rehabilitasi milik Pemerintah Aceh yang berada di Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh.

Namun, korban penyalahgunaan narkoba yang semakin banyak membutuhkan pusat rehabilitasi lainnya. Apalagi saat ini korban narkoba di seluruh Aceh mencapai 69 ribu lebih.

“Korban-korban narkoba tersebut harus direhabilitasi. Rehabilitasi membutuhkan waktu paling singkat enam bulan. Jadi, kehadiran rumah rehabilitasi tersebut memang sangat mendesak,” kata Hasnanda Putra.

Baca juga  Jokowi minta Hukum Tata Negara cepat merespon perubahan dunia

Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Banda Aceh Desi Rosdiana menyebutkan ketiadaan rumah rehabilitasi menjadi kendala jika korbannya berasal dari keluarga kurang mampu.

“Kalau korban dari keluarga mampu, tentu banyak pilihan, bisa dirujuk di pusat rehabilitasi milik BNN RI di Deli Serdang, Sumatera Utara, atau tempat lainnya,” kata Desi Rosdiana.

Apalagi, sebut Desi Rosdiana, sekarang ini banyak keluarga kurang mampu mendatangi BNNK Banda Aceh meminta bantuan rehabilitasi bagi anggota keluarganya.

“Kami tidak bisa berbuat banyak dan juga tidak bisa memberikan rujukan ke mana untuk rehabilitasi korban narkoba dari kalangan keluarga kurang mampu. Sedangkan yang ada di BNNK Banda Aceh hanya menangani korban narkoba rawat jalan,” kata Desi Rosdiana.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Mendagri: Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan oleh Masyarakat

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Kendalikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Cabai dan Bawang Merah

Agraria.today | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam...

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Agraria.today | D.I. Yogyakarta - Setelah melalui proses hukum...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...