Hukum AgrariaPengamat sebut larangan demontrasi untuk cegah "penumpang gelap"

Pengamat sebut larangan demontrasi untuk cegah "penumpang gelap"

Jakarta ((Feed)) – Pengamat hukum dari Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung Bambang Saputra mengapresiasi Polri yang melarang demonstrasi menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019 karena untuk mencegah adanya “penumpang gelap”.

“Saya menyambut baik dan memberi apresiasi kepada Polri khususnya Polda Metro Jaya yang telah mengambil langkah cepat dan tepat, yaitu mengeluarkan diskresi tidak memberi izin aksi demonstrasi,” kata Bambang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa.

Kepolisian menerbitkan diskresi tidak akan memberikan izin untuk seluruh kegiatan demonstrasi terhitung sejak Selasa hingga 20 Oktober 2019.

Ketua Umum Indonesia White and Blue Collar Crime Institute itu menilai keputusan kepolisian tersebut sangat tepat dan sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004.

Menurut dia, aksi demonstrasi rawan ditunggangi oleh “penumpang gelap” yang ingin mengacaukan pelantikan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Baca juga  Kapolda: Langkah kolaboratif gakkum maksimalkan pembuktian karhutla

“Harus waspada jangan sampai ditunggangi oleh ‘penumpang gelap’ yang memancing keributan menjadi anarkis sehingga ibu kota tidak lagi kondusif dan aman ketika pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung,” kata Ketua Dewan Pakar Lembaga Aspirasi dan Analisis Strategis (LANDAS) Indonesiaku itu.

Sementara itu, apabila ada kelompok-kelompok tertentu yang nekat menggelar aksi demonstrasi, Bambang mendukung kepolisian untuk menindak tegas.

“Saya mendukung Polri sepenuhnya untuk tidak segan-segan bertindak tegas kepada ‘penumpang gelap’ yang ingin membuat suasana ibu kota tidak kondusif,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...