Hukum AgrariaSatgas Antimafia Bola Jatim dalami dugaan pengaturan skor MU vs Persib

Satgas Antimafia Bola Jatim dalami dugaan pengaturan skor MU vs Persib

Sifatnya belum memanggil, tapi kami yang datang ke sumber informasi. Kami juga akan melakukan penyelidikan dari saksi suporter kedua belah pihak dan akan konfirmasi dengan penyelenggara atau perangkat pertandingan

Surabaya ((Feed)) – Satgas Antimafia Bola wilayah Jawa Timur mendalami dugaan kasus pengaturan skor yang terjadi pada pertandingan Madura United melawan Persib Bandung di laga lanjutan Liga 1 musim kompetisi 2019.

Ketua Satgas Antimafia Bola wilayah Jatim Kombes Pol Gideon Arif Setyawan dikonfirmasi di Surabaya, Rabu, mengatakan pihaknya saat ini ke Madura untuk menyelidiki dugaan pengaturan skor pada pertandingan yang berakhir dengan kemenangan tuan rumah 2-1.

Pria yang juga Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim itu mengungkapkan bertolaknya tim ke Pulau Madura untuk memeriksa pihak-pihak terkait pada pertandingan tersebut.

“Sifatnya belum memanggil, tapi kami yang datang ke sumber informasi. Kami juga akan melakukan penyelidikan dari saksi suporter kedua belah pihak dan akan konfirmasi dengan penyelenggara atau perangkat pertandingan,” ujarnya.

Baca juga  Dukcapil Mengungkap Kejahatan Penjualan Blangko KTP-el Di Pasar Online

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menyebut pihaknya baru melakukan interogasi kepada beberapa pihak, namun memang belum ada tersangka yang ditetapkan.

“Terkait perangkat pertandingan kami akan minta keterangan. Nah, diharapkan saat penyelidikan sudah memasuki pembuktian dan kami terbitkan surat yang menerangkan suatu tindak pidana,” ucapnya.

Perwira menengah itu mengakui jika Satgas Antimafia Bola sudah kembali dijalankan, yakni ketua tetap dari Mabes Polri.

Diharapkan adanya satgas ini, kata dia, menjadikan sepak bola sebagai tontonan yang menjunjung tinggi sportivitas.

“Satgas Antimafia Bola ini tak hanya berlanjut saat event. Tetapi kegiatan yang terjadi pada pertandingan Madura United kemarin dengan lawannya beberapa hari lalu,” tuturnya.

Barung juga menyarankan pihak yang merasa dirugikan agar segera melaporkan ke polisi, lalu pihaknya berjanji akan mengusut kasus ini hingga tuntas.

Baca juga  Presiden serahkan 3.800 sertifikat tanah untuk warga Purworejo

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...