Hukum AgrariaKY sayangkan masih adanya pelecehan terhadap hakim saat sidang

KY sayangkan masih adanya pelecehan terhadap hakim saat sidang

Jakarta ((Feed)) – Komisi Yudisial menyayangkan masih ada yang melecehkan profesi hakim, termasuk saat memimpin persidangan, seperti kasus pemukulan pengacara terhadap hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

“Kami sangat menyayangkan bahwa orang-orang yang hadir dalam persidangan tidak menempatkan hakim di posisi yang seharusnya,” kata Wakil Ketua KY Sukma Violetta usai diskusi “Penegakan Hukum Pidana Pemilu, Dinamika, dan Masalahnya” di Jakarta, Senin.

Sukma menegaskan bahwa hakim adalah profesi yang mulia. Di dalam sidang, hakimlah yang memimpin persidangan.

Jadi, kata dia, dalam persidangan itu selalu ada ketentuan bahwa siapa pun yang hadir dalam persidangan harus menghargai hakim dan tidak melakukan perbuatan yang tidak merendahkan hakim.

Mengenai kasus pemukulan pengacara terhadap hakim, menurut dia, termasuk dalam contempt of court, yakni penghinaan terhadap pengadilan, sekaligus ranah pidana sehingga diproses pidana.

Baca juga  Praktisi hukum minta KPK tak "bunuh" karakter orang

Meski demikian, Sukma mengharapkan hakim yang menangani kasus tersebut tetap pada konteksnya, yakni bisa bersikap adil walaupun korban merupakan sesama hakim.

“Karena korban adalah sesama hakim, jangan sampai di luar konteks. Ada ketentuan yang mengikat kode etik setiap hakim,” katanya.

Desrizal ditetapkan sebagai tersangka pemukulan terhadap dua hakim di PN Jakarta Pusat yang membuatnya dijerat dengan Pasal 351 Ayat (1) KUHP dan Pasal 212 KUHP.

Desrizal dilaporkan ke Polres Jakpus setelah menganiaya hakim yang sedang membacakan putusan perkara di PN Jakpus dengan ikat pinggangnya.

Pada hari Selasa (8/10), PN Jakpus akan menggelar sidang perdana Desrizal.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Rakor Bersama Pemda NTB, Menteri Nusron Sebut Integrasi Data Tanah dan Pajak Bisa Dongkrak PAD hingga 300%

Agraria.today | Mataram - Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah...

Program JUMAT BERKAH WARTAWAN Pekan ke 70 Gandeng Artis Novi Ayla KDI

Agraria.today | Jakarta - Penyanyi spesialis tembang religi dan...

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...