Hukum AgrariaDua orang dicegah terkait kasus Sunjaya Purwadisastra

Dua orang dicegah terkait kasus Sunjaya Purwadisastra

Jakarta ((Feed)) – KPK telah mencegah bepergian ke luar negeri terhadap dua orang terkait kasus mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra. KPK pada Jumat telah mengumumkan Sunjaya sebagai tersangka pencucian uang.

“Sejak proses hukum di perkara terkait sebelumnya, KPK telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi untuk melakukan pelarangan ke luar negeri terhadap dua orang,” ucap Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif, saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Dua orang itu, yakni General Manager Hyundai Enginering Construction, Herry Jung, dan Camat Beber Cirebon, Rita Susana. “Pencegahan ke luar negeri dilakukan selama 6 bulan sejak 26 April 2019 sampai dengan 26 Oktober 2019,” ujar Syarif.

Penetapan Sunjaya sebagai tersangka pencucian uang itu hasil pengembangan perkara suap terkait perizinan di Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Sunjaya telah diproses KPK dan divonis bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung dalam kasus suap tersebut.

Baca juga  Givenchy hadirkan suasana 1990-an di Pekan Mode Paris

Selain itu, kata Syarif, alam proses penyidikan tindak pidana pencucian uang sejak 13 September 2019 telah diagendakan pemeriksaan 146 Orang saksi di KPK dan Polres Cirebon terdiri dari unsur anggota DPR RI (1 orang), anggota DPRD Kabupaten Cirebon (24 orang), camat (8 orang) serta pejabat dan PNS Pemkab Cirebon, PPAT dan Swasta (113 orang).

Total penerimaan tersangka Sunjaya dalam perkara ini sebesar sekitar Rp51 miliar.

Juga baca: Konstruksi perkara Sunjaya tersangka TPPU

Juga baca: Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra tersangka pencucian uang

Juga baca: KPK geledah enam lokasi dalam kasus gratifikasi Sunjaya Purwadisastra

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...