Hukum AgrariaMayoritas napi teroris di Surakarta berpendidikan rendah

Mayoritas napi teroris di Surakarta berpendidikan rendah

Sukoharjo ((Feed)) – Kapolresta Surakarta, Polda Jawa Tengah, AKBP Andy Rifai, mengatakan bahwa mayoritas narapidana kasus teroris di Surakarta berasal dari kalangan akar rumput dengan tingkat pendidikan yang rendah.

“Berdasarkan kasus-kasus yang kami tangani, dilihat dari latar belakangnya rata-rata narapidana yang terpapar ajaran radikal memiliki tingkat pendidikan yang rendah,” kata Andy di Mapolresta Surakarta, Kamis.

Andy mengatakan banyak dari para napi yang tinggal di jalanan, namun ketika mereka ingin memperbaiki taraf hidupnya justru bertemu dengan orang-orang yang berpaham radikal.

“Oleh sebab itu orang-orang seperti ini menjadi sangat mudah untuk terpengaruh,” kata Andy.

Selain tingkat pendidikan yang rendah, latar belakang ekonomi dikatakan Andy juga cukup mempengaruhi seseorang untuk mengikuti paham radikal.

Kemudian lingkungan tempat tinggal juga menjadi salah satu penyebab sebagian terpidana teroris sempat terpapar dan masuk ke dalam jaringan radikal.

Baca juga  Bea Cukai Batam musnahkan barang sitaan senilai Rp.1,6 miliar

Untuk mengatasi paparan radikal tersebut, Andy mengatakan pihaknya terus mengupayakan tindakan mulai dari pre-emtif maupun preventif baik secara langsung maupun tidak.

“Untuk tindakan secara langsung, yang kami lakukan adalah; memberikan sosialisasi kepada masyarakat melalui Satuan Bimas, kegiatan bakti sosial di lingkungan tempat tinggal mereka, kemudian berkoordinasi dengan Kementerian Agama supaya kami bisa menyentuh lewat agama,” kata Andy.

Selain itu pihak kepolisian juga melakukan kegiatan-kegiatan yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota untuk bisa melihat kondisi ekonomi.

“Kalau mereka kesulitan secara ekonomi, kami berupaya membantu mencari solusinya sehingga mereka bisa menjalani kehidupannya secara normal,” kata Andy.
 

Polisi sita barang-barang dari rumah pelaku bom bunuh diri

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...