Hukum AgrariaPolisi Sukabumi serahkan puluhan pelajar ke BBN untuk direhabilitasi

Polisi Sukabumi serahkan puluhan pelajar ke BBN untuk direhabilitasi

Sukabumi, Jabar ((Feed)) – Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, menyerahkan puluhan pelajar yang terjaring razia penyekatan antisipasi berangkat ke DKI Jakarta ke Badan Narkotika Nasional Kota Sukabumi karena diduga menggunakan obat penenang.

“Dari hasil penyekatan tersebut kami berhasil menjaring 74 pelajar dari berbagai sekolah tingkat SMA sederajat. Dari hasil tes urine, sebanyak 66 di antaranya positif menggunakan obat keras (penenang) ilegal,” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo di Sukabumi, Rabu.

Menurut dia, dari pemeriksaan urine, mereka ternyata 66 pelajar itu menggunakan obat keras yang terkandung zat Benzodiazepine. Maka dari itu, oknum pelajar yang positif menggunakan zat tersebut langsung dibawa ke tempat rehabilitasi BNNK Sukabumi dan Pusat Rehabilitasi Narkoba Lido, Bogor.

Puluhan pelajar itu dibawa ke tempat rehabilitasi tersebut dengan tujuan mencegah dari kecanduan. Mereka adalah aset yang harus diselamatkan dari terkontaminasi zat adiktif seperti narkoba maupun obat keras lainnya.

Baca juga  Panglima TNI mencicipi air bersih hasil penjernihan Sungai Citarum

Di sisi lain, dari hasil pemeriksaan mereka berangkat ke Jakarta dengan menggunakan truk dengan alasan ingin main. Namun, ditemukan bukti lainnya adanya ajakan melalui grup WhatsApp dan media sosial untuk pergi ke Ibu Kota.

“Mereka yang tidak terbukti menggunakan zat Benzodiazepine dikembalikan lagi kepada orang tuanya dan diberikan pembinaan agar tidak lagi melakukan aksi yang bisa mencelakai orang lain maupun dirinya sendiri serta membuat warga tidak nyaman,” tambahnya.

Dalam razia dan antisipasi adanya pelajar yang ikut bergabung dengan pelajar lainnya ke Jakarta, pihaknya melakukan penyekatan di beberapa titik, seperti Jalur Lingkar Selatan Cibolang, Terminal Baros, Stasion Sukabumi, dan Cisaat.

Dalam penyekatan ini, pihaknya juga berkoordinasi dengan Polres Sukabumi dengan perincian 19 siswa diamankan di wilayah hukum Polres Sukabumi dan 55 siswa di wilayah Polres Sukabumi Kota.

Baca juga  MUI Papua mendukung penegakan hukum kasus Wamena

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...