Hukum AgrariaSeorang pelajar menjadi korban pembacokan berandalan bermotor

Seorang pelajar menjadi korban pembacokan berandalan bermotor

Cianjur ((Feed)) – Adam Fadilah (15) seorang pelajar warga Kampung Bayubud, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Barat, menjadi korban pembacokan berandalan bermotor saat melintas di Jalan Abdulan Bin Nuh, Cianjur.

Akibatnya korban mengalami luka serius di bagian punggung dan leher, sehingga harus menjalani perawatan intensif di ruang IGD RSUD Cianjur, Minggu.

Peristiwa naas yang menimpa Adam berawal ketika ia tengah menumpang ojek online dari rumah dengan tujuan rumah temannya di daerah Perempatan Loktian-Tugu Lampu Gentur, By Pass Cianjur.

Saat melintas di Jalan Abdullah bin Nuh tepatnya di depan Gedung Serbaguna Assakinah, tiba-tiba gerombolan bermotor memepet sepeda motor yang ditumpanginya dan langsung menyerang dengan botol yang diarahkan ke bagian kepala korban.

“Mereka datang dari arah belakang sekitar 20 motor memepet ojek online yang saya tumpangi. Mereka langsung melayangkan botol ke bagian kepala saya dan menendang sepeda motor hingga jatuh,” kata korban.

Baca juga  FPI sebut wali kota bisa dipidana jika tidak tutup lokalisasi SK

Melihat korban terjatuh, beberapa orang diantaranya kembali menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam golok dan samurai, sehingga korban mengalami luka bacokan di bagian punggung dan leher.

Beruntung seorang petugas keamanan berhasil menghalau gerombolan bermotor yang melarikan diri ke arah perkotaan. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit dibantu beberapa orang warga sekitar.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka parah di bagian punggung hingga harus mendapat tujuh jahitan, sedangkan di bagian leher terdapat luka akibat senjata tajam sepanjang 10 centimeter.

“Luka di bagian punggung sudah dijahit, sedangkan yang di leher masih menunggu dokter syaraf dulu karena lukanya panjang dan cukup dalam,” katanya.

Agung Jarot (58) orangtua korban, mendesak pihak kepolisian segera menangkap anggota gerombolan bermotor yang menjadi pelaku pembacokan terhadap anaknya dan dijatuhi hukuman seberat-beratnya.

Baca juga  Polres Bengkayang dorong kesadaran pengendara melalui Operasi Patuh

“Anak saya melihat ada yang mengenakan atribut berandalan bermotor tersebut. Harapan kami segera ditindak dan tidak ada lagi berandalan bermotor yang berkeliaran di Cianjur,” katanya.

Sementara Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto, mengatakan pihaknya belum mendapatkan laporan terkait adanya ulah berandalan bermotor yang sampai menelan korban.

Namun pihaknya memastikan akan menindak tegas para pelaku yang mengakibatkan korban luka ataupun meresahkan. “Belum ada kejadian geng motor, saya kira masih aman, kalau ada informasikan, kami akan lakukan tindakan sesuai hukum,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...