Hukum AgrariaPolres Cianjur masih mendalami temuan mayat tanpa identitas

Polres Cianjur masih mendalami temuan mayat tanpa identitas

Cianjur ((Feed)) – Polres Cianjur, Jawa Barat, masih mendalami kasus penemuan mayat di Kampung Sukarajin, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara yang diduga sebagai korban pembunuhan.

“Unsur dendam diduga menjadi pemicu terjadinya tindakan kekerasan terhadap korban sebelum ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tubuh yang sudah membusuk,” kata Kapolres Cianjur AKBP, Juang Andi Supriyanto pada wartawan Minggu.

Ia menjelaskan, identitas korban sudah diketahui, bahkan pihak keluarga sudah datang ke ruang mayat RSUS Cianjur untuk memastikan korban adalah anggota keluarga mereka, namun pihaknya masih merahasiakan identitas korban dan keluarganya.

“Korban merupakan warga Cianjur meskipun aslinya dari luar daerah, namun kami belum bisa menyebutkan identitasnya secara lengkap karena kasusnya masih dalam tahap pengembangan” katanya.

Bahkan kata dia, pihaknya belum bisa memastikan apakah korban dimutilasi atau tidak karena saat ditemukan bagian kepala dan sejumlah anggota tubuh ditemukan terpisah.

Baca juga  KPK sita Rp20 juta dari rumah Kadis PUPR Indramayu

“Harus menunggu hasil visum dan pemeriksaan tim forensik. Kami akan terus melakukan upaya pengungkapan, kalau sudah ada hasil dan dipastikan siapa pelakunya akan kami umumkan,” katanya.

Seperti diberitakan warga Kampung Sukjarajin, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, dikejutkan dengan penemuan mayat pria yang sudah membusuk di lahan kosong yang tidak jauh dari perkampungan.

Kapolsek Sukanagara, AKP Cahyadi, mengatakan penemuan mayat yang sudah membusuk itu, berawal dari warga yang mencium bau bangkai saat melintas di tempat kejadian.

Merasa penasaran dengan penciumannya, beberapa orang warga menelusuri asal bau menusuk tersebut dan menemukan mayat yang sudah membusuk dengan sebagian daging tubuh sudah hilang.

Selanjutnya mayat tersebut dibawa ke Ruang Jenazah RSUD Cianjur, guna dilakukan otopsi dan menemukan bekas kekerasan di sejumlah bagian tubuh yang sebagian kecil sudah tinggal kerangka.

Baca juga  Aplikasi Bagimu Negeri, pengganti Spotify, Youtube dan Facebook

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...