Hukum AgrariaKapolda Sulsel tegaskan utamakan selamatkan korban penganiayaan

Kapolda Sulsel tegaskan utamakan selamatkan korban penganiayaan

“Kami memohon maaf atas kejadian itu dan kami menyesalkannya,” kata Kapolda Sulsel.

Makassar ((Feed)) – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Irjen Mas Guntur Laupe menegaskan penyelamatan korban penganiayaan menjadi prioritas utama darinya dan memastikan semua korban mendapatkan perawatan intensif.

“Unjuk rasa besar-besaran yang terjadi sepekan terakhir ini memang di luar kendali karena terjadi bentrokan, tetapi yang utama adalah memastikan korban penganiayaan mendapatkan perawatan,” ujar Irjen Mas Guntur Laupe saat berkunjung ke Kantor LKBN (Feed) Biro Sulsel, di Makassar, Sabtu.

Kapolda didampingi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani dan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Kombes Farid Padang selama hampir sepekan ini mengaku terus berkeliling ke rumah sakit dan kantor media massa untuk menyampaikan ucapan keprihatinan atas kejadian tersebut.

Irjen Mas Guntur setelah mengetahui terjadi bentrokan antara mahasiswa dan anggotanya termasuk beberapa wartawan yang menjadi korban penganiayaan, dirinya lantas meminta maaf dan menyesalkan insiden tersebut.

“Kami memohon maaf atas kejadian itu dan kami menyesalkannya. Setelah kejadian, saya perintahkan anggota untuk memberikan pengobatan terhadap korban yang mendapat luka-luka dari bentrokan itu,” katanya pula.

Baca juga  34 orang pelaku kerusuhan Timika diproses hukum

Dia menyatakan dalam bentrokan antara polisi dan mahasiswa, beberapa anggotanya juga ada yang menjadi korban pelemparan, dan dirinya sudah memerintahkan kepada Kepala RS Bhayangkara untuk memberikan perawatan intensif kepada setiap korbannya.

Khusus untuk korban yang berasal dari kalangan wartawan, dirinya mendatangi kantor medianya masing-masing untuk bertatap muka dan memberikan bantuan pengobatan di RS Bhayangkara.

“Semua biaya akan kami tanggung. RS Bhayangkara saat ini sudah sangat lengkap dan kami siap menerima korban-korban itu untuk dirawat di rumah sakit ini,” ujarnya lagi.

Sebelumnya, wartawan Lembaga Kantor Berita Nasional (Feed) (LKBN) (Feed) Muh Darwin Fathir menjadi salah seorang korban kekerasan dari aparat keamanan saat meliput demo mahasiswa di Makassar.

Menurut salah seorang wartawan, Ishak dari Makassar Today yang turut meliput bersama Darwin di sekitar Kantor DPRD Sulsel, Selasa (24/9), aksi pemukulan Darwin tidak dilihat karena dia juga sempat kena pukul aparat yang memukul mundur mahasiswa dari depan Gedung DPRD Sulsel.

Baca juga  Pakar berharap komite awasi penempatan data di luar negeri

Tak lama berselang, baru terlihat dari lorong samping show room NV Hadji Kalla yang berada di dekat flyover, diseret beberapa petugas kepolisian.

Kondisi kepalanya berdarah dan di bagian perutnya terlihat bekas sepatu laras. Baju yang dikenakan berwarna putih motif juga terlihat jelas bekas tapak sepatu laras.

Selain Darwin yang mendapat perlakuan represif dari aparat kepolisian, wartawan Ini Kata, Ipul juga mendapat perlakuan kekerasan. Sementara mahasiswa yang berdemo juga banyak yang mengalami luka-luka setelah bentrok dengan aparat keamanan.

Wartawan dan mahasiswa yang luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat, yakni RS Awal Bros. Lobi rumah sakit juga dimanfaatkan untuk menampung mahasiswa yang luka-luka dengan menggunakan tandu seadanya, karena ruangan UGD sudah penuh dengan pasien.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...