Hukum AgrariaHasto minta tewasnya mahasiswa pedemo diusut tuntas

Hasto minta tewasnya mahasiswa pedemo diusut tuntas

Jakarta ((Feed)) – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta insiden tewasnya mahasiswa yang melakukan demonstrasi di Kendari, Sulawesi Tenggara diusut tuntas.

“Kami mengucapkan belasungkawa yang sangat mendalam,” katanya, di Kantor DPP PDIP Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, Presiden Joko Widodo juga memberikan perhatian besar menyikapi meninggalnya mahasiswa di Sultra tersebut.

Menurut Hasto, demonstrasi yang sampai menelan korban jiwa sebenarnya tidak perlu terjadi.

Ketika bangsa Indonesia telah memilih jalan demokrasi, kata dia, seharusnya telah tersedia mekanisme untuk menyelesaikan berbagai persoalan dengan cara musyawarah.

Oleh karena itu, Hasto mengharapkan hal tersebut diusut dengan tuntas dan diselesaikan dengan prosedur hukum.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan bahwa kepolisian memiliki tugas untuk menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat, bersinergi dengan tokoh-tokoh masyarakat.

Diakui Hasto, aksi demonstrasi belakangan ini sudah mengarah kepada tindakan anarkis yang tidak sesuai dengan budaya bangsa.

Baca juga  Polres Metro Jakut belum tetapkan tersangka obat kedaluwarsa

“Ke depan hendaknya dilaksanakan dengan bijak,” katanya.

Sebelumnya, korban meninggal dunia serangkaian aksi unjuk rasa di Kendari, Sultra, menolak revisi undang undang yang dinilai kontroversi bertambah menjadi dua orang.

Muh Yusuf Kardawi (19) yang sempat kritis dan menjalani perawatan intensif pascaoperasi di RSU Bahteramas Kendari, Sultra, akhirnya meninggal dunia Jumat (27/9) sekitar pukul 04:00 Wita.

Almarhum Yusuf tercatat sebagai mahasiswa jurusan Teknik D-3 Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Sedangkan, korban meninggal dunia sebelumnya, Kamis (26/9), adalah Randi (21) juga berstatus mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan UHO.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...