Hukum AgrariaBNPT katakan aparat pun rentan terpengaruh paham radikal terorisme

BNPT katakan aparat pun rentan terpengaruh paham radikal terorisme

Saya contohkan anggota saya, pintar mengaji, rajin shalat, saya berangkatkan ke Aceh, balik-balik jadi teroris. Jadi, jangan dikira Polri tidak bisa terkena paham seperti ini.”

Jakarta ((Feed)) – Penyebaran paham radikal terorisme tak melulu menyasar masyarakat biasa, pegawai lembaga negara, kementerian, bahkan aparat keamanan pun tak luput dari pengaruh paham negatif ini, kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius.

“Siapa pun bisa terpapar, polisi, TNI,” kata Suhardi saat memberikan ceramah di hadapan 1.500 siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 48 di Aula Setukpa Lemdiklat Sukabumi, Senin.

Suhardi mengatakan saat ia menjabat Kapolres Depok ada anggotanya yang terpengaruh paham radikal ketika menjalankan tugas.

“Saya contohkan anggota saya, pintar mengaji, rajin shalat, saya berangkatkan ke Aceh, balik-balik jadi teroris. Jadi, jangan dikira Polri tidak bisa terkena paham seperti ini,” ungkapnya, dikutip dari siaran pers.

Baca juga  Kejari didesak terbitkan sprindik kasus korupsi SPPD dan bimtek fiktif

Oleh karena itu, kata Suhardi, dibutuhkan persiapan dan pembekalan yang matang untuk para siswa yang nantinya akan menjadi perwira sehingga memiliki ketahanan, kemudian bisa membentengi dirinya dan masyarakat.

“Sekarang kita berikan bekal, harus kita persiapkan, harus bisa cari solusi, kita identifikasi bagaimana penanganannya. Aparatnya dulu yang steril, setelah itu baru ke masyarakat,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Suhardi menjelaskan, sebagai aparat yang berhubungan langsung dengan masyarakat, anggota polisi memiliki peran besar, baik atau buruknya institusi kepolisian akan bergantung pada mereka.

“Kalian adalah ujung tombak Polri, first line supervisor, kalian bersentuhan langsung dengan masyarakat. Berikan pengayoman bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Sedikit kalian melakukan kesalahan, langsung buruk di mata masyarakat,” kata Suhardi.

Wakil Kepala Setukpa Lemdiklat Sukabumi Kombes Pol Eko Rudi Y berharap ilmu yang telah dibagikan Kepala BNPT nantinya dapat diterapkan dan dimanfaatkan para siswa SIP ketika sudah dilantik menjadi perwira dan terjun kembali ke masyarakat.

Baca juga  Google Assistant tambahkan perintah pencarian podcast dan berbagi foto

“Mudah-mudahan apa yang disampaikan Kepala BNPT bisa menjadi wawasan untuk menghadapi ancaman terorisme ke depannya,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...