Hukum AgrariaPolda NTB bekuk anggota komplotan perampok sadis pakai senjata api

Polda NTB bekuk anggota komplotan perampok sadis pakai senjata api

Dalam penangkapannya, lanjut Elyas, Amaq Timah yang masuk dalam daftar buronan kepolisian ini sempat memberikan perlawanan dan mencoba melarikan diri dari hadapan anggota.

Mataram ((Feed)) – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat membekuk seorang pria diduga anggota komplotan perampok sadis yang kerap melakukan kejahatan dengan bermodalkan senjata api dan senjata tajam.

Kanit Resmob Ditreskrimum Polda NTB AKP Elyas Ericson, di Mataram, Kamis, mengatakan, pria yang belakangan diketahui seorang residivis kasus pencurian tersebut berinisial ML (40) alias Amaq Timah.

“Dari serangkaian penyelidikan di lapangan, yang bersangkutan berhasil kami tangkap di wilayah Lombok Tengah,” kata Elyas Ericson.

Amaq Timah, ujarnya lagi, ditangkap pada Selasa (17/9) subuh. Buronan kasus perampokan sadis di sebelas TKP wilayah Lombok Tengah itu ditangkap oleh Tim Resmob Satbrimobda NTB di bawah pimpinan AKP Gusti Bagus Eka Prasetia.

Baca juga  Kepolisian dan Pemkot Madiun minta pesilat gelar "Suroan" aman

Dalam penangkapannya, lanjut Elyas, Amaq Timah yang masuk dalam daftar buronan kepolisian ini sempat memberikan perlawanan dan mencoba melarikan diri dari hadapan anggota.

“Anggota sudah memberikan tembakan peringatan namun tidak juga diindahkan, jadi terpaksa pelaku kami lumpuhkan,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa Amaq Timah dalam setiap aksinya dikenal sadis karena kerap melukai korban. Bahkan jika ada korban perempuan, komplotan Amaq Timah ini tidak segan untuk menyetubuhinya.

Lebih lanjut, dari penangkapannya diamankan sejumlah barang bukti yang menguatkan perannya sebagai komplotan perampok sadis, di antaranya ditemukan tiga unit senjata api rakitan lengkap dengan amunisinya.

Selain itu, ada senjata tajam jenis parang, barang-barang hasil rampokan seperti laptop, kendaraan roda dua lengkap dengan dokumennya dan juga perkakas berat yang diduga biasa digunakan dalam setiap tindak kejahatan turut diamankan.

Baca juga  Presiden Jokowi Dukung Upaya Penuntasan Mafia Sepak Bola

“Untuk asal-usul senjata api dimana dia dapat, seperti revolver masih kami dalami. Ini masuk dalam materi pemeriksaannya,” ujar Elyas.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...