Hukum AgrariaPapua Terkini - Polres Fakfak kesulitan peroleh saksi kerusuhan

Papua Terkini – Polres Fakfak kesulitan peroleh saksi kerusuhan

Ada kendala dalam penanganan kerusuhan di sana. Saksi banyak yang tidak berani memberikan keterangan. Alat bukti yang digunakan dalam mengembangkan kasus kebanyakan dari video.”

Manokwari ((Feed)) – Kepolisian Resor Fakfak, Papua Barat, kesulitan memperoleh saksi dalam mengungkap kerusuhan 21 Agustus 2019 yang berujung pada pembakaran Pasar Thumburuni dan Kantor Dewan Adat Papua (DAP) setempat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey di Manokwari, Selasa, menyebutkan, Polres Fakfak telah menindaklanjuti seluruh laporan tindak pidana dalam kerusuhan tersebut. Untuk kasus dugaan makar polisi sudah memeriksa sebanyak 21 saksi. Sedangkan kasus perusakan dan pembakaran pasar tiga tersangka sudah ditangkap.

“Ada kendala dalam penanganan kerusuhan di sana. Saksi banyak yang tidak berani memberikan keterangan. Alat bukti yang digunakan dalam mengembangkan kasus kebanyakan dari video,” sebut Krey.

Baca juga  Bhayangkara FC ingin taklukkan Persija demi akhiri tren negatif

Terkait video kejadian, penyidik pun membutuhkan keterangan ahli bidang informasi dan teknologi serta ahli bahasa.

“Dalam hal ini pun penyidik kembali mengalami kendala, karena kami harus mendapat ahli, untuk melakukan analisa terhadap video-video yang menjadi alat bukti,” ujarnya lagi.

Dia mengharap masyarakat, terutama yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi untuk membantu polisi dalam mengungkap tindak kejahatan pada kerusuhan itu. Dukungan masyarakat sangat diharapkan.

“Tak perlu takut menjadi saksi, dukung kami dan percayakan kepada kami dalam menindak lanjuti kasus tindak pidana ini sehingga semua menjadi terang benderang,” sebutnya.

Saksi yang dibutuhkan penyidik, lanjut Mathias, ialah mereka yang melihat, mendengar dan merasakan secara langsung kejadian saat itu. Polisi membutuhkan saksi yang berkualitas agar tidak menimbulkan masalah baru yang dapat mengganggu situasi keamanan.

Baca juga  Kasus Karhutla, Polri segel lahan seluas 972 hektar milik PT MAS

Ia mengutarakan, situasi keamanan di Fakfak saat ini sudah sangat kondusif. Masyarakat diimbau membantu TNI dan Polri menjaga agar Fakfak segera pulih 100 persen.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...