Hukum AgrariaWarga Sei Menggaris inginkan PLBN dibangun di patok perbatasan 485

Warga Sei Menggaris inginkan PLBN dibangun di patok perbatasan 485

Nunukan ((Feed)) – Warga menginginkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kecamatan Sei Menggaris Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara dibangun di patok perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di patok nomor 485 di Desa Sekaduyan Taka.

Kepala Desa Sekaduyan Taka Kecamatan Sei Menggaris, Putra Sinar Jaya di Nunukan, Senin mengemukakan, meskipun baru wacana tetapi respons masyarakat perbatasan di kecamatan itu sangat tinggi terkait pembangunan PLBN.

Ia menyatakan, wacana pembangunan PLBN di Kecamatan Sei Menggaris yang berbatasan langsung dengan wilayah Kalabakan Negeri Sabah (Malaysia) diusulkan oleh Pemkab Nunukan dan Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara).

“Namun sebaiknya dipertimbangkan matang-matang soal lokasinya karena berkaitan dengan efektifitas dan manfaat keberadaan PLBN tersebut,” katanya.

Sesuai hasil kesepakatan bersama masyarakat perbatasan di Desa Sekaduyan Taka, Putra mengatakan, maunya di desa itu ada patok perbatasan nomor 485.

Baca juga  Pegolf AS Simsby masih puncaki hari ketiga Players Championship

Tetapi pemerintah mengusulkan PLBN dibangun di patok perbatasan 708 Sekalayan yang berdekatan dengan Pos Gabungan Bersama TNI AD dan Tentara Darat Malaysia.

Pertimbangan masyarakat menginginkan lokasi pembangunan PLBN di patok perbatasan 485 karena sekitarnya telah ada perkampungan baik wilayah Indonesia maupun Serudung Malaysia.

Sementara di patok perbatasan 708 masih berupa hutan dan akses jalan belum ada sama sekali. Ditambah lagi, lahan di patok nomor 708 sebagian masih lahan hak guna usaha (HGU) perusahaan perkebunan PT Bumi Seimenggaris Indah (BSI).

Menurut Kades Sekaduyan Taka ini, apabila pemerintah memaksakan tetap membangun PLBN di patok 708 maka dianggap tidak efektif karena jalur perlintasan masyarakat dari dan ke Malaysia tetap menggunakan patok 485.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...